Example floating
Example floating
BLITAR

Diperiksa Kejari Kabupaten Blitar, Rahmat Santoso Bongkar TP2ID Ahli Pilih Proyek

Prawoto Sadewo
×

Diperiksa Kejari Kabupaten Blitar, Rahmat Santoso Bongkar TP2ID Ahli Pilih Proyek

Sebarkan artikel ini

“TP2ID kan juga menggunakan APBD. Dari pihak DPRD pun sempat keberatan soal keberadaan TP2ID. Sampai hari ini, apa ada terkait pembubaran TP2ID, kan gak ada,” sambung Rahmat.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu tim penyidik Kejari Kabupaten Blitar juga telah menggeledah 2 rumah milik Muhammad Muchlison, kakak mantan Bupati Blitar Mak Rini. Penggeledahan ini diduga berkaitan dengan kasus korupsi DAM Kali Bentak

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus, BPP UNU Blitar Akhirnya Nonaktifkan Dosen

Terkait hal ini, Rahmat menyebut hal itu relevan, lantaran Muhammad Muchlison juga berada di dalam TP2ID. “Menurut saya relevan saja, karena dia (Muchlison) kan juga ada di dalam TP2ID,” pungkasnya.

Seperti diketahui, saat ini Kejari Kabupaten Blitar sedang menyidik kasus korupsi proyek dam Kali Bentak senilai Rp 4,9 miliar. Kejari Kabupaten Blitar juga telah menetapkan Direktur CV Cipta Graha Pratama, M Bahweni sebagai tersangka dan menahannya pada 11 Maret 2025 lalu.

Baca Juga: MAKI Ingatkan Pentingnya Clean Governance dalam Pemilihan Ketua KONI Blitar

Setelah itu Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar melakukan penggeledahan di 2 rumah di Jalan Masjid, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar dan rumah di Dusun/Desa Tuluskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar yang disebut milik Muhammad Muchlison, kakak mantan Bupati Blitar Mak Rini. **

 

Baca Juga: Weppy Susetiyo: Ketua KONI Harus Jadi Teladan, Bukan Figur Bermasalah Hukum