Blitar, Memo.co.id
Bursa pemilihan Ketua Umum KONI Kota Blitar periode 2026–2030 semakin mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran Sabtu malam (9/5/2026) tepat pukul 00.00 WIB, hanya dua kandidat yang resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ketua KONI.
Baca Juga: Tony Andreas Bongkar Ambisi Besar: Kota Blitar Harus Jadi Macan Porprov
Dua nama tersebut yakni mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar dan Tony Andreas, mantan Ketua KONI Kabupaten Blitar dua periode yang dikenal memiliki pengalaman panjang dalam pembinaan atlet dan cabang olahraga.
Samanhudi datang menyerahkan formulir pendaftaran menjelang detik-detik penutupan di kantor KONI Kota Blitar. Kehadirannya langsung menyita perhatian para pengurus cabang olahraga dan panitia penjaringan.
Baca Juga: PT TUN Jakarta Kuatkan Putusan Sengketa PSHT, Tim Hukum Sebut SK 2019 Tetap Sah
Usai menyerahkan formulir, Samanhudi mengaku terpanggil untuk ikut membenahi dunia olahraga di Kota Blitar yang dinilai mengalami penurunan prestasi dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami merasa terpanggil atas merosotnya prestasi olahraga Kota Blitar. Dan kami akan turut memajukan, sekaligus melakukan evaluasi,” ujar Samanhudi kepada wartawan.
Baca Juga: KONI Kabupaten Blitar Dorong Penyelesaian Konflik IPSI Demi Atlet Porprov
Menurutnya, KONI harus kembali menjadi rumah besar pembinaan atlet yang mampu melahirkan prestasi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Sementara itu, rivalnya Tony Andreas juga menunjukkan optimisme tinggi. Dukungan dari banyak cabang olahraga disebut menjadi modal kuat untuk memenangkan kontestasi pemilihan Ketua KONI Kota Blitar.












