Example floating
Example floating
Jatim

Wabup Blitar penuhi panggilan polisi terkait dugaan pemalsuan surat putusan MA

A. Daroini
×

Wabup Blitar penuhi panggilan polisi terkait dugaan pemalsuan surat putusan MA

Sebarkan artikel ini
Wabup Blitar penuhi panggilan polisi terkait dugaan pemalsuan surat putusan MA

Ia mengungkapkan saat ini penyidik belum menemukan unsur pidana dari kasus tersebut. Untuk itu, Polda Jatim berencana memeriksa dua karyawan dari Rahmat Santoso.

“Ada dua saksi, yakni Joko dan Riski. Mereka adalah karyawan Rahmat. Riski adalah sekretaris juga mencatat keperluan kantor Rahmat, sementara Joko terkait penerimaan uang dari klien,” katanya.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Makin Panas, Ajudan Bongkar Aliran Dana Setoran Dinas Buat Kyai

“Penyidik sampai saat ini belum bisa menyimpulkan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian maka terlapor akan dikonfrontasi,” ujarnya.

Wabup Blitar Rahmat Santoso diperiksa Polda Jatim berdasarkan LP/623.01/IX/SPKT/POLDA JATIM atas dugaan surat putusan palsu dari Mahkamah Agung terkait sengketa tanah di kawasan Osowilangun, Surabaya.

Baca Juga: Penyidik KPK Kembali ke Ponorogo, Geledah Kantor Dinkes Ponorogo Selama 8 Jam

Pengusaha asal Surabaya Hadi Prajitno melaporkan Rahmat Santoso ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim pada 28 November 2021.