Tuban, Memo
Kabar duka menyelimuti Desa Borehbangle, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun, DRA, warga Dusun Karang Juwet, Desa Seniori Kulon, Kecamatan Merakurak, menghembuskan napas terakhir di Sendang Wetan pada Sabtu (10/5/2025) sekitar pukul 12.15 WIB.
Kapolsek Merakurak, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Suhartono, menjelaskan kronologi kejadian nahas tersebut. Berawal ketika korban bersama tiga rekannya menghabiskan waktu bermain di area Sendang Wetan. Menurut laporan dari TribunJatim.com yang dikutip Grid.ID, keempat bocah tersebut kemudian berenang di sendang yang memiliki kedalaman sekitar tiga meter.
Nahasnya, korban yang diduga tidak mahir berenang, akhirnya tenggelam di kedalaman air. Sebelum kejadian tragis, korban bersama teman-temannya disebutkan hanya bermain di tepian sendang, sebelum akhirnya memutuskan untuk berenang di kolam alami tersebut. “Awalnya hanya bermain di pinggiran sendang, namun lama kelamaan mereka kemudian berenang di sendang,” tutur Iptu Suhartono.
Saksi mata, kedua teman korban yang melihat kejadian mengerikan itu, segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Masyarakat yang mendengar teriakan panik tersebut bergegas menuju lokasi untuk menyelamatkan korban.
Namun, takdir berkata lain. Saat berhasil ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Warga kemudian dengan cepat membawa jasad korban ke Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RS NU).
Pihak keluarga korban menunjukkan kesedihan mendalam atas kepergian putra tercinta mereka. Namun, setelah pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Atas dasar tersebut, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan memilih untuk menerima kepergian DRA sebagai sebuah musibah. “Pihak keluarga telah menerima kepergian korban,” terang Iptu Suhartono.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung












