Example floating
Example floating
Jatim

Tragedi Sendang Wetan: Bocah 9 Tahun Meregang Nyawa di Kedalaman Kolam

A. Daroini
×

Tragedi Sendang Wetan: Bocah 9 Tahun Meregang Nyawa di Kedalaman Kolam

Sebarkan artikel ini
Tragedi Sendang Wetan,Bocah 9 Tahun Meregang Nyawa di Kedalaman Kolam

Tragedi di Sendang Wetan ini menambah daftar panjang kasus anak tenggelam di Jawa Timur. Sebelumnya, insiden serupa juga terjadi di Gresik, di mana dua bocah kecil ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah tambak di Desa Tirem, Kecamatan Duduksampeyan, pada Selasa (6/5/2025).

Berbeda dengan kasus di Tuban yang terjadi di sendang, insiden di Gresik terjadi saat musim hujan. Kronologi bermula ketika kedua korban terpeleset saat bermain hujan di belakang GOR Desa Tirem, Kecamatan Duduksampeyan. Identitas kedua korban adalah MD (8 tahun) dan AS (7 tahun), keduanya merupakan warga asli Desa Tirem.

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Berdasarkan informasi, peristiwa di Gresik terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Awalnya, korban bersama empat temannya yang juga masih di bawah umur bermain di pinggir tambak saat hujan deras mengguyur. Nahas, dua korban terpeleset dan tercebur ke dalam tambak dengan kedalaman sekitar dua meter. Teman-teman korban yang panik kemudian berlarian mencari bantuan.

Suhadi (52), seorang warga yang mendengar teriakan minta tolong, segera mendatangi lokasi korban tenggelam. Warga bersama petugas kemudian berdatangan untuk mencari kedua anak tersebut. Setelah pencarian yang menegangkan, sekitar pukul 14.00 WIB, kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kapolsek Duduksampeyan, AKP Hendrawan, membenarkan kejadian tragis tersebut. “Benar, kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata AKP Hendrawan.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

Dua kasus tragis ini menjadi pengingat bagi para orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di dekat perairan, serta memberikan pemahaman tentang bahaya dan pentingnya kemampuan berenang.