Example floating
Example floating
PeristiwaBirokrasi

Presiden Joko Widodo Mengembalikan Ratusan Artefak Bersejarah dari Belanda ke Indonesia

Avatar
×

Presiden Joko Widodo Mengembalikan Ratusan Artefak Bersejarah dari Belanda ke Indonesia

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo Mengembalikan Ratusan Artefak Bersejarah dari Belanda ke Indonesia

MEMO, Banda Aceh: Pemerintahan Presiden Joko Widodo berhasil mengembalikan ratusan harta karun artefak bersejarah dari Belanda ke Indonesia.

Langkah ini mendapatkan apresiasi dari sejarawan asal Aceh, Dr. M. Adli Abdullah, yang menekankan pentingnya pengembalian barang-barang bersejarah kepada rakyat Indonesia.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Proses pengembalian ini menandai upaya Jokowi dalam memulihkan sejarah bangsa dan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mempelajari warisan sejarah mereka.

Proses Pengembalian Barang-Barang Bersejarah dari Belanda ke Indonesia

Dr. M. Adli Abdullah, seorang sejarawan asal Aceh, mengungkapkan apresiasi kepada Pemerintahan Presiden Joko Widodo atas pengembalian ratusan harta karun artefak bersejarah dari Belanda ke Indonesia.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

“Seharusnya artefak-artefak yang dibawa oleh Belanda dikembalikan kepada pemiliknya, yaitu rakyat Indonesia, agar dapat disimpan dan dirawat dengan baik di Museum Nasional di Jakarta. Terima kasih kepada Belanda yang telah dengan baik merawat puluhan benda bersejarah,” kata Adli saat dihubungi di Banda Aceh, pada hari Senin.

Ia menjelaskan bahwa proses pengembalian barang-barang bersejarah tersebut dilakukan di Museum Volkenkunde, Leiden, Belanda, pada hari Senin (10/7). Pemerintah Indonesia diwakili oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan-Riset dan Pendidikan Tinggi, Hilmar Farid.

Baca Juga: Laksanakan Tugas Kemanusiaan, Babinsa Koramil 02 Pesantren / Kodim 0809 Kediri Amankan dan Evakuasi ODGJ di Kelurahan Tempurejo

Pentingnya Pengembalian Artefak Bersejarah bagi Generasi Milenial dan Generasi Z di Indonesia

Adli mengingatkan bahwa di era Jokowi, upaya dilakukan untuk mengembalikan barang-barang bersejarah milik anak negeri agar generasi muda Indonesia dapat mengetahui sejarah.

“Ada tiga cara untuk menghancurkan suatu bangsa, yaitu mengaburkan sejarah, menghancurkan bukti-bukti sejarah bangsa tersebut sehingga tidak dapat diteliti dan dibuktikan kebenarannya, serta memutuskan hubungan mereka dengan leluhur mereka dengan mengatakan bahwa leluhur tersebut bodoh dan primitif,” ujar Adli.