Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Surabaya

Jeritan Tak Terbayar Rp100 Ribu, Kisah Pilu KDRT di Surabaya yang Tersorot Kamera

A. Daroini
×

Jeritan Tak Terbayar Rp100 Ribu, Kisah Pilu KDRT di Surabaya yang Tersorot Kamera

Sebarkan artikel ini
Jeritan Tak Terbayar Rp100 Ribu, Kisah Pilu KDRT di Surabaya yang Tersorot Kamera

Drama pilu itu terjadi pada Senin (16/6/2025) siang, di rumah mereka di Jalan Candi Lontar. NH yang emosi, tanpa ragu mendorong wajah IN dua kali hingga istrinya limbung. IN sempat melawan, mempertanyakan mengapa suaminya selalu main tangan. Namun, alih-alih mendapat jawaban, ia justru diseret NH ke teras rumah.

Dalam keputusasaan, IN mencoba melepaskan cengkeraman sang suami dan berlari menyelamatkan diri ke kamar. Namun, NH tak menyerah. Ia mengejar, kemudian menyeret kaki istrinya hingga ke luar pagar. IN berpegangan pada sebatang tongkat, berusaha menahan tarikan suaminya, tetapi tongkat itu direbut NH.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Aksi keji ini, tak disangka, terekam oleh seseorang dan diunggah ke media sosial. Dalam sekejap, video itu menyebar luas, memicu kecaman publik dan menyeret perhatian pihak berwajib.

Kasus ini menjadi potret suram kekerasan dalam rumah tangga yang masih marak terjadi, sekaligus pengingat tajam akan dampak jejak digital yang tak bisa dihapus, yang akhirnya membawa keadilan bagi korban.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini