Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Blitar

Kolaborasi di Puspa Jagat, Kelurahan Gedog Perkuat SDM untuk Kelola Potensi Daerah

Prawoto Sadewo
×

Kolaborasi di Puspa Jagat, Kelurahan Gedog Perkuat SDM untuk Kelola Potensi Daerah

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260801 193916 WhatsApp

Blitar, memo.co.id – Pemerintah Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) para Ketua RT dan RW sebagai ujung tombak pembangunan di tingkat lingkungan. Salah satu fokus yang didorong yakni pengembangan bank sampah, budidaya minyak sereh, hingga pengelolaan potensi wisata berbasis budaya dan ekologi.

 

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas RT dan RW yang digelar di Kampung Wisata Ekologi (KWE) Puspa Jagat, Desa Semen.

 

Lurah Gedog, Yulian Ahmad, mengatakan pengelolaan bank sampah selama ini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, pengembangannya akan diarahkan pada pengolahan sampah organik sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih besar.

 

“Bank sampah di Kelurahan Gedog sudah memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Selanjutnya kita tingkatkan pengelolaannya, termasuk pengolahan sampah organik agar manfaatnya semakin luas,” ujar Yulian.

 

Selain bank sampah, Kelurahan Gedog juga mengembangkan budidaya minyak sereh sebagai salah satu produk unggulan yang dinilai memiliki peluang pasar cukup baik.

 

Menurut Yulian, ilmu dan pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti kegiatan di Kampung Wisata Ekologi Puspa Jagat diharapkan dapat diterapkan di wilayah masing-masing.

 

“Selain bank sampah dan minyak sereh, kita juga memiliki potensi wisata seperti Situs Joko Pangon yang harus terus dikembangkan. Karena itu peningkatan kapasitas SDM harus terus dilakukan agar masyarakat mampu mengelola potensi daerah secara mandiri,” katanya.

 

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan mampu memperkuat kemandirian ekonomi warga Kelurahan Gedog.

 

Sementara itu, Camat Sananwetan Purwanto mengajak seluruh Ketua RT dan RW untuk menjadikan ilmu yang diperoleh selama kegiatan sebagai bekal membangun wilayah.

 

“Setelah mendapatkan berbagai materi selama kurang lebih tiga jam, saya berharap ada hal-hal yang bisa diterapkan di lingkungan masing-masing. Pengabdian kita kepada masyarakat adalah warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Kampung Wisata Ekologi Puspa Jagat, Eko Wihadi, menilai Kelurahan Gedog memiliki potensi besar di bidang agrowisata maupun wisata sejarah.

 

Menurutnya, keberadaan Situs Candi Gedog dan kawasan Joko Pangon merupakan aset budaya yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan apabila didukung perubahan pola pikir masyarakat.

 

“Potensi sejarah di Gedog sangat luar biasa. Yang diperlukan adalah membangun pola pikir bersama agar warisan budaya ini menjadi daya tarik wisata yang dikenal luas. Jika dikelola dengan baik, saya optimistis kawasan ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata penting di Kota Blitar setelah Makam Bung Karno,” pungkasnya.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini