Skandal Anggaran Alutsista! Prabowo Temukan Peningkatan 1000 Persen!

Skandal Anggaran Alutsista! Prabowo Temukan Peningkatan 1000 Persen!
Skandal Anggaran Alutsista! Prabowo Temukan Peningkatan 1000 Persen!

MEMO

Temuan Ketua Umum Gerindra dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, terkait peningkatan anggaran hingga seribu persen dalam pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) mencuat sebagai isu serius. Dugaan markup ini mengguncang Kementerian Pertahanan, memunculkan langkah-langkah tegas guna mencegah kerugian keuangan negara.

Bacaan Lainnya

Mengguncang Kementerian Pertahanan, Temuan Dugaan Markup Anggaran yang Signifikan

Ketua Umum Gerindra dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, diklaim menemukan peningkatan anggaran yang berlebihan dalam pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan peralatan pertahanan. Peningkatan anggaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar seribu persen.

Dahnil Anzar Simanjuntak, Juru Bicara Menhan Prabowo, mengungkapkan bahwa Prabowo menemukan indikasi korupsi di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) ketika baru menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

“Dugaan korupsi tersebut terungkap setelah mengirim orang ke luar negeri untuk menyelidiki produsen alutsista,” ujar Dahnil Anzar di Jakarta, seperti dilansir dari Antara pada Sabtu (18/11).

Menurut Dahnil, selama Prabowo menjabat sebagai Menhan, terdapat dugaan peningkatan anggaran yang cukup signifikan.

Berdasarkan temuan tersebut, Dahnil melanjutkan bahwa Prabowo memutuskan untuk membatalkan sejumlah kontrak guna melindungi keuangan negara senilai triliunan rupiah.

“Pak Prabowo telah melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil tindakan pencegahan,” tambah Dahnil.

Dengan demikian, saat ini banyak potongan dalam proses pengeluaran anggaran di Kemenhan guna menghentikan upaya peningkatan harga alutsista.

Dahnil juga menyebut bahwa peningkatan anggaran yang ditemukan Prabowo di lingkungan Kemenhan mencapai hingga 1.000 persen.

Pada awal masa jabatan Prabowo sebagai Menhan, pengeluaran anggaran di Kementerian tersebut mengalami penurunan setelah beberapa langkah pencegahan diambil.

“Pak Prabowo memiliki pemahaman mendalam mengenai harga alutsista di seluruh dunia saat beliau menjabat di Kementerian Pertahanan,” kata Dahnil.

Dalam hal langkah hukum, Dahnil menekankan bahwa peningkatan anggaran di Kemenhan menjadi kewenangan lembaga penegak hukum seperti KPK dan Kejaksaan.

Langkah Tegas Prabowo: Pembatalan Kontrak Senilai Triliunan Rupiah untuk Lindungi Keuangan Negara

Meskipun demikian, dia menyoroti bahwa Prabowo telah mengambil langkah administratif yang kuat sebagai Menteri Pertahanan RI.

“Upaya-upaya untuk meningkatkan harga tersebut sekarang menjadi sulit dilakukan karena Pak Prabowo telah mengambil langkah yang tegas,” ungkap Dahnil.

Adik kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, juga mengungkapkan temuan kakaknya mengenai dugaan peningkatan harga senjata di lingkungan Kementerian Pertahanan. Hashim bahkan menyebut bahwa dugaan peningkatan harga tersebut sudah melewati batas kewajaran.

Pos terkait