Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
NGANJUK

Menjunjung Tinggi Nilai Kebersamaan Dan Kemanusiaan , Tahun Ini DPD LDII Nganjuk Kurban 269 Sapi dan 424 Kambing

Mulyadi Memo
×

Menjunjung Tinggi Nilai Kebersamaan Dan Kemanusiaan , Tahun Ini DPD LDII Nganjuk Kurban 269 Sapi dan 424 Kambing

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Nganjuk turut menyemarakkan Idul Adha 1447 Hijriah. Yaitu dengan menyembelih 693 ekor hewan kurban. Jumlah itu terdiri dari sapi sebanyak 269 ekor dan kambing sebanyak 424 ekor.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2025 lalu ( 1446 Hijriyah) , LDII Nganjuk menyembelih 544 ekor hewan kurban. Dengan rincian sapi sebanyak 249 ekor. Dan kambing 259 ekor.

Baca Juga: Hari Pertama Pengurukan, Dump Truck Nggoling Di Lokasi Garapan Milik PT Sreya Sewu Indonesia,Ini Penyebabnya..

Dengan kenaikan jumlah hewan korban tahun ini ( 2026), sudah barang tentu nominal anggaran pembelian hewan korban juga tinggi.

Baca Juga: Sekda Nur Solekan Terima Berkas Pandangan Umum 7 Fraksi Di Paripurna DPRD Nganjuk, F PDIP Evaluasi Optimalisasi Pendapatan Dasrah

Untuk anggaran atau biaya yang sudah dikeluarkan untuk pembelian 269 ekor sapi terserap anggaran mencapai Rp 6.725.000.000,-. Sementara untuk anggaran pembelian 424 ekor kambing menyerap anggaran senilai Rp. 1.057.500.000,-.

Baca Juga: Puguh Hernanto : Pawai Boyong Hambangun Projo Sarana Edukasi Sejarah Untuk Generasi Melinial

Dijelaskan juga oleh Ketua DPD LDII Nganjuk Murkani, SE sebelum dilakukan penyembelihan hewan korban disejumlah titik, para jamaah warga LDII di Kabupaten Nganjuk melaksanakan sholat Ied di 84 lokasi.

Menurut Murkani, organisasi yang ia pimpin bermodal kerukunan, kekompakkan serta kerja sama dalam memperingati Idul Adha. Sehingga, bisa menyembelih ratusan hewan kurban. Bahkan jumlahnya mengalami kenaikan.

“Alhamdulillah sesuai laporan Pimpinan Cabang (PC) di tingkat kecamatan dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat desa, DPD LDII Nganjuk tahun ini bisa berkurban dengan taksiran seluruhnya Rp 8,5 miliar,” ujar Murkani.

Lebih jauh Murkani menjelaskan, kenaikan taksiran tersebut karena ada peningkatan harga beli. Meski demikian, ia memastikan hewan kurban DPD LDII Nganjuk terbebas dari wabah penyakit. Misalnya Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) dan Miatau yang orang awam menyebut Lato-Lato. Karena hewan kurban tersebut telah mendapat vaksin dari dokter hewan yang juga warga LDII.

“Hewan kurban tersebut kami bagikan kepada masyarakat atau kepada yang datang di tempat penyembelihan. Sebagian juga melalui kupon pengambilan daging. Kami lakukan penyembelihan di setiap PAC di seluruh Kabupaten Nganjuk,” tambah Murkani kepada memo.co.id.

Murkani menyebut, pihaknya juga turut menggandeng pihak terkait menyukseskan Idul Adha tahun ini ( 1447 Hijriyah) . Antara lain pemerintah desa, kepolisian melalui Bhabinkamtibmas dan TNI melalui Babinsa di seluruh wilayah PAC masing-masing.

“Sebagai warga yang baik dan selalu patuh pada peraturan, kami sampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas arahan dan petunjuk kepada kami,” tandas Murkani.

Untuk diketahui, LDII secara intensif senantiasa membimbing Generasi Muda LDII untuk berkurban. Hasilnya, rata-rata di setiap PAC, Generasi Muda DPD LDII Nganjuk bisa berkurban masing-masing seekor kambing. Dan itu dilakukan di 69 PAC LDII di seluruh kab. Nganjuk.

Selain itu, sebagai penanda, Murkani menyerahkan hewan kurban secara simbolis. Yang menerima adalah Suwito selaku takmir masjid Nurhasan beralamatkan di Klurahan Ringinanom Nganjuk.

Acara turut disaksikan pengurus masjid lainnya, PAC Kelurahan Ringinanom, Bhabinkamtibmas, Babinsa maupun perangkat kelurahan setempat. (Adi)