Example floating
Example floating
HukumKEDIRI RAYA

Majelis Hakim Pertimbangkan Penglibatan Bupati dan Pejabat di Pemkab Dalam Kasus Suap Perangkat Desa di Kediri

A. Daroini
×

Majelis Hakim Pertimbangkan Penglibatan Bupati dan Pejabat di Pemkab Dalam Kasus Suap Perangkat Desa di Kediri

Sebarkan artikel ini

Majelis Hakim Pertimbangkan Penglibatan Bupati dan Pejabat di Pemkab Dalam Kasus Suap Perangkat Desa di Kediri.
Hakim sedang mempertimbangkan secara serius penglibatan Bupati Kediri, Camat, serta pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kes rasuah pengisian peranti desa yang melibatkan kerugian sebanyak RM13 bilion (13 Miliar Rupiah). Mereka didakwa melakukan pembiaran dan memfasilitasi jenayah tersebut menerusi pengeluaran Surat Keputusan (SK).

Dalam persidangan, ditegaskan bahawa teori penyertaan atau deelneming terpakai dalam kes ini. Ini bermakna, individu yang tidak melakukan rasuah secara langsung tetapi memberikan peluang, sarana, atau membiarkan jenayah itu berlaku walaupun mempunyai kuasa untuk menghalangnya, boleh dianggap terlibat secara undang-undang. [00:10]
Fakta-fakta penting yang didedahkan dalam perbicaraan termasuk:

Baca Juga: Sidang Kasus Perangkat Desa Kediri: Terdakwa Ungkap Arahan Bupati Dhito Menangkan Caleg PDIP dalam Pledoi

Pembiaran oleh Pihak Berkuasa: Pelaksanaan pengisian peranti desa diketahui oleh Bahagian Hukum dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Kediri, namun tiada tindakan diambil untuk menghentikan penyelewengan. [00:01]

Kuasa Pembatalan Tidak Digunakan: Mengikut Peraturan Daerah (Perda) 49, Bupati sebenarnya mempunyai kuasa untuk membatalkan proses pengisian peranti desa tersebut sekiranya berlaku kecurangan, namun kuasa itu tidak dijalankan sehingga kini. [00:34]

Baca Juga: KPK Selidiki Asal Muasal Uang Setoran Belasan Kepala Dinas Untuk Bupati Tulungagung