Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Jatim

Seorang Kakek Jadi Korban Hipnotis Sales Alat Rumah Tangga

A. Daroini
×

Seorang Kakek Jadi Korban Hipnotis Sales Alat Rumah Tangga

Sebarkan artikel ini
Seorang Kakek Jadi Korban Hipnotis Sales Alat Rumah Tangga

Probolinggo, Memo

Seorang Kakek Jadi Korban Hipnotis Sales Aalat Rumah Tangga. Pengakuan kakek tersebut terekam dalam video dan beredar uas dalam jejaring sosial melalui aplikasi facebook.

Baca Juga: Jaksa Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada Ngawi Pada Anggaran Operasional Pemilu

Sebuah video berdurasi 06.03 menit menunjukkan seorang kakek yang mengaku korban hipnotis sales alat rumah tangga di Desa Tiris, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo beredar di media sosial facebook.

Dalam video yang diunggah di media sosial grup facebook oleh admin liputan D6 itu, menunjukkan seorang kakek yang mengaku bahwa dirinya ditawari alat penggorengan oleh sales yang diduga menghipnotisnya. Korban mengaku kasihan ketika dirinya ditawari produk oleh pelaku tersebut.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Makin Panas, Ajudan Bongkar Aliran Dana Setoran Dinas Buat Kyai

Alhasil, kakek yang belum diketahui identitasnya itu membeli penggorengan yang ditawarkan oleh pelaku dengan harga Rp 195 ribu. Setelah selesai melakukan transaksi, pelaku kemudian meninggalkan korban yang ditawarinya di pinggir jalan itu.

Sementara itu, salah satu Admin grup facebook liputan D6, Agus Subiyanto menduga bahwa, kakek tersebut merupakan korban hipnotis.

Baca Juga: Penyidik KPK Kembali ke Ponorogo, Geledah Kantor Dinkes Ponorogo Selama 8 Jam

“Ya saya rasa sales yang dicurigai memakai hipnotis itu beraksi lagi. Dan kakek itu merupakan korbannya,” ujar Agus saat dimintai keterangan, Sabtu (25/6/22).

Kakek di Kecamatan Tiris Probolinggo Korban Hipnotis Agus menjelaskan, kejadian serupa juga terjadi pada Minggu (19/6/22) kemarin di Kecamatan Krucil. Seorang wanita menjadi sasaran diduga pelaku sales menggunakan hipnotis tersebut.

“Ya kejadian seperti itu memang sangat meresahkan mas. Soalnya saya sendiri sudah mendapatkan laporan dari atau aduan gitu dari warga,” akunya.