Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Sekolah Rakyat Di Nganjuk Tidak Terima Calon Siswa Obisitas , Benarkah ?

Mulyadi Memo
×

Sekolah Rakyat Di Nganjuk Tidak Terima Calon Siswa Obisitas , Benarkah ?

Sebarkan artikel ini
IMG20260722153147 scaled

NGANJUK, MEMO – Impian Bintang Asmara,12,untuk bisa diterima jadi siswa baru di Sekolah Rakyat ( SR) di Nganjuk akhirnya kandas di tengah jalan.

Itu gara gara anak semata wayang pasangan suami istri ( pasutri) , Sujito – Supinah warga Dusun Pojok, Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom ini kelebihan berat badan ( obesitas) dan tergendala karena umurnya lebih satu bulan.

” Yang saya tahu , berat badan tidak termasuk syarat seleksi dalam sistem penerimaan siswa baru di sekolah rakyat. Tapi kenapa pendamping PKH desa bilang kalau adik bintang belum bisa diterima karena faktor obisitas dan kelebihan umur,” urai Mujianto selaku Kasun ll Dusun Pojok Desa Sambirejo, Tanjunganom.

Dijelaskan Mujianto juga padahal informasi awal dari Dinas sosial syarat utama calon peserta didik di sekolah rakyat wajib berasal dari keluarga katagori miskin ekstrem. Atau masuk desil 1 dan 2.

Termasuk syarat lainnya masih kata Mujianto bagi anak usia sekolah yang putus sekolah ( drop out) atau tidak mampu melanjutkan sekolah ke jenjang lanjutan karena terbentur biaya itu masuk skala prioritas.

” Untuk profil keluarga Bintang sebenarnya sudah sesuai syarat yang ditetapkan seharusnya masuk prioritas. Tapi kenapa statusnya masih dipending,” tegasnya juga.

Ironisnya lagi lebih jauh dikatakan Mujianto, selain Bintang masih ada dua anak lagi warga Sambirejo yang mengalami nasib yang sama gara gara kedua orang tuanya masih hidup.

Dengan kejanggalan pernyataan yang disampaikan oleh pendamping PKH seperti itu pihak desa berencana akan mengklarifikasi ke dinas sosial.

” Pihak desa akan secepatnya klarifikasi ke dinas sosial terkait sejauh mana kebenaran syarat syarat yang saya nilai rancu,” pungkas Mujianto.

Sementara dari pengakuan Supinah orang tua Bintang Asmara berharap anaknya bisa sekolah seperti teman teman sebayanya.

Di tempat terpisah saat wartawan memo.co.id menghubungi Kepala Dinas Sosial , Haris Sujatmiko lewat nomor WhatsAppnya untuk menanyakan mekanisme penerimaan siswa baru di sekolah rakyat yang ada di Desa Balong Gebang Kecamatan Gondang belum bisa terhubung . ( Adi)

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini