Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Bazar Berbudaya Di Kampungbaru Tampilkan Menu Jajanan Tempo Doeloe

Mulyadi Memo
×

Bazar Berbudaya Di Kampungbaru Tampilkan Menu Jajanan Tempo Doeloe

Sebarkan artikel ini
IMG 20260911 130550

MEMO – NGANJUK – Kurang lebih ada 50 stand basar gaya tempo doeloe ditampilkan oleh Pemdes Kampungbaru ,Tanjunganom dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 81.

Selama dua hari acara itu digelar dengan mengangkat tema ” warisan budaya bangsa ” masyarakat lokal seperti flashback digiring ke nuansa potret kehidupan pribumi era tahun 60 an.

Kenapa harus memilih konsep klasik ?. Begini paparan Kepala Desa Kampungbaru, Susilo Dwi Prasetiyo saat ditemui wartawan memo.co.id.

Tampilan klasik menurut SDP panggilan akrab Susilo Dwi Prasetiyo identik dengan nuansa sejarah dan tradisi kearifan lokal.

” Itu kita tampilkan sebagai sarana edukasi untuk generasi milenial seperti saat ini agar tidak buta sejarah bangsa ketika kondisi ekonomi Nusantara terpuruk,” jelasnya.

Dengan konsep ini masih kata SDP selain untuk ajang reoni bagi para pelaku sejarah, juga sebagai sarana edukasi mentality generasi now.

Bahwa meskipun kondisi bangsa terpuruk, tapi masih bisa memiliki kekuatan bertahan hidup dan memerdekan bangsa dalam cengkraman penjajah.

Terpuruk dalam arti, lebih lanjut dikatakan SDP karena masyarakat tempo dulu untuk tetap bisa makan untuk keluarganya memiliki kebiasaan makan hasil bumi jenis ubi unbian. Seperti ketela, uwi, ganyong, Bentoel, garut, gadung dan sejenisnya sebagai pengganti nasi.

” Pengalaman pahit seperti itu mayoritas dijalani masyarakat pribumi waktu itu. Karena selain tidak mampu membeli beras juga lahan pertanian dikuasai penjajah,” terangnya juga.

Untuk mengenang perjalanan siklus sejarah nusantara lebih jauh dijelaskan SDP tidak ada salahnya kita tampilkan di moment HUT Kemerdekaan.

Menariknya, dalam acara rangkaian kampungbaru festival 2026 itu, pihak panitia sengaja mengkonsep dengan dkemas kompetisi antar stand basar.

Kreteria lomba tentunya harus memiliki nuansa tradisional.l kental. Mulai dari suguhan menu panganan dan jajanan , juga kostum yang dipakai oleh penunggu basar termasuk pernak pernik stand basarnya.

Untuk diketahui, acara Basar budaya tahun ini diikuti oleh peserta dari 2 lembaga desa, 12 RW , 6 lembaga sekolah dan 30 kelompok UMKM.

” Kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian acara Kampungbaru Festival 2026 dalam rangka memperingati HUT RI,” ujar Cholis selaku panitia kegiatan. ( Adi)