NGANJUK,MEMO –
Ramadhan menjadi moment penting bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan sosial. Selain memperbanyak doa dan amalan, masyarakat diberbagai daerah di Nusantara memiliki tradisi dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan.Seperti Megengan, Padusan hingga Dugderan yang sarat makna budaya dan nilai kebersamaan.
Megengan juga melibatkan kenduri atau selamatan, dengan memasak makanan untuk dibagikan ke keluarga dan tetangga. Tradisi ini diyakini membawa manfaat bagi yang hidup sekaligus menjadi doa bagi yang telah wafat.
Kegiatan ini mencakup ziarah ke makam leluhur, membersihkan makam, menabur bunga, serta pembacaan doa, Yasin, dan tahlil.
Baca Juga: Road Show Kemanusiaan AWN Memasuki Hari Ke 19 Berbagi Untuk Kelompok Orang Jalanan
Seperti di Kabupaten Nganjuk tepatnya di Dusun Doyok Desa Tirtobinangun Kecamatan Patianrowo pada hari ini ( Jumat Legi,13/02/2026) para warga setempat mengawali dengan gotong royong membuat pagar di tempat pemakaman umum ( TPU).

Baca Juga: Urat Nadi Kemanusiaan AWN Belum Putus, Hari Ini Kirim Kasur Busa Untuk Sahra
Sebelumnya para warga bersama juru kunci makam juga sudah melakukan kerja bakti bersih bersih makam ( kuburan,red). Tradisi itu dilakukan setiap tahun jelang datangnya bulan suci ramadhan.












