Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Society

Rekrutmen CPNS 2021 Untuk 1 Juta Guru Dibatalkan, Hanya 500 Ribu

A. Daroini
×

Rekrutmen CPNS 2021 Untuk 1 Juta Guru Dibatalkan, Hanya 500 Ribu

Sebarkan artikel ini
rekrutmen CPNS 2021 berkurang menjadi 700 ribu
rekrutmen CPNS 2021 berkurang menjadi 700 ribu

Jakarta, Memo
Rekrutmen CPNS 2021 yang akan mengakat 1 juta guru dibatalkan . Pembatalan sejumlah quota yang ditetapkan pemerintah pusat, terkendala permintaan dari daerah.Pemda dan Pemkot serta Pemprov, banyak yang tidak mengusulkan karena pergantian Gubernur, Bupati dan Walikota.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) KemenPANRB Teguh Widjinarko Jumat (12/3/2021), mengatakan bahwa jumlah total rekrutmen CPNS menjadi 700 ribu. Penurunan jumlah tersebut, terkait dengan usulan dari lembaga dan pemerintah daerah.

Awalnya, jumlah yang dibuka, sesuai rencana Pemerintah Pusat adalah 1,3 juta lowongan. Namun, belakangan dipastikan bahwa jumlah rekrutmen CPNS 2021, sebanyak 700 ribu.Dari sejumlah itu, 500 ribu untuk guru PPPK. Sisanya adalah CPNS PPPK non guru.

Penurunan jumlah loeongan rekrutmen CPNS 2021, karena banyak pergantian kepala daerah, baik Gubernur, Bupati dan Walikota baru. Pejabat baru, belum bisa mengusulkan ke pusat, lantaran permasalahan yang ada di daerah masing masing.

Teguh menjelaskan, selain usulan dari darerah daerah, juga belum ada keyakinan terhadap dana yang tersedia.
Teguh menyampaikan dua hal yang menyebabkan usulan kebutuhan tak maksimal.

“Pertama, ada pergantian kepala daerah. Kedua belum yakin bahwa ada anggaran yang disediakan oleh pusat. Jadi takut terbebani anggaran,” ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan Memo sebelumnya, Pemerintah Pusat telah memutuskan melakukan rekrutmen CPNS 2021, sebanyak 1,3 juta. Keputusan itu sudah fix dan dikoordinasikan hingga ke beberapa kementerian. Terakhir, piranti pelaksanaannya juga telah disiapkan ke BKN Pusat.

Namun, karena ada keraguan daerah terhadap anggaran dan kemampuan finansial pusat, akhirnya, banyak daerah daerah tidak mengusulkan. Alasannya, daerah khawatir, jika Pemerintah Pusat tidak memiliki dana cukup, nantinya akan dibebankan ke daerah masing masing. ( ed )

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini