Memo, Tulungagung — Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Sumber Sejati dilaporkan hilang saat sedang melaut di perairan Samudra Hindia, setelah sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Popoh, Tulungagung. Keberadaan korban, yang diidentifikasi sebagai Fitra Fauzi Akbar, kini tengah dalam upaya pemantauan oleh pihak kepolisian dan tim SAR gabungan.
KM Sumber Sejati diketahui berangkat dari Pelabuhan Popoh pada 6 Juli 2026 dengan membawa total 33 awak kapal untuk mencari ikan. Namun, insiden hilangnya satu orang kru baru disadari oleh rekan-rekannya saat mereka bersiap untuk memulai aktivitas rutin pada 17 Agustus 2026 pagi.
Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, menjelaskan bahwa korban terakhir kali terlihat oleh rekan kerjanya pada tengah malam tanggal 17 Agustus. Kala itu, Fitra sempat bermain ponsel bersama kru lainnya sebelum akhirnya beristirahat.
“Sekitar pukul 03.00 WIB saat ABK dibangunkan untuk kembali bekerja, korban diketahui sudah tidak ada di dalam kamar kapal,” ujar Iptu Nanang, Kamis (20/8/2026).
Berdasarkan laporan pengurus kapal, posisi hilangnya korban tercatat berada pada koordinat 11°59’47.00″ LS dan 111°37’39.00″ BT. Lokasi tersebut cukup terpencil, yakni berjarak sekitar 198,83 mil laut atau sekitar 368,24 kilometer dari garis pantai.
Mengingat jauhnya titik koordinat hilangnya ABK KM Sumber Sejati dari daratan, pihak kepolisian menyatakan bahwa proses pencarian secara intensif memiliki kendala geografis. Meski begitu, koordinasi dengan tim SAR gabungan tetap dilakukan untuk memantau kemungkinan ditemukannya korban di perairan tersebut.
“Untuk pencarian biasa tidak mungkin dilakukan karena lokasinya cukup jauh,” tambah Iptu Nanang menegaskan situasi di lapangan.
Hingga saat ini, pihak otoritas terus memantau perkembangan situasi KM Sumber Sejati dan berupaya mencari titik terang atas keberadaan pria asal Bandung, Jawa Barat tersebut.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












