Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Realisasi Penyerapan Gabah Dan Beras Petani Sampai Bulan Mei Capai 65%,BULOG Intens Gandeng Mitra Maklon

Mulyadi Memo
×

Realisasi Penyerapan Gabah Dan Beras Petani Sampai Bulan Mei Capai 65%,BULOG Intens Gandeng Mitra Maklon

Sebarkan artikel ini
IMG 20250513 170029

NGANJUK,MEMO – Pencapaian program Serap Gabah Petani ( Sergap) untuk wujudkan kedaulatan pangan bagi kesejahteraan petani ternyata bukan isapan jempol belaka.

Terbukti, peran Perum BULOG sebagai pelaksana program tersebut sudah melakukan penyerapan padi dan beras sampai pertengahan bulan Mei tahun 2025 ini sudah mencapai progres 65% dari target 50.200 ton dalam satu tahun.

Sesuai data yang dikeluarkan oleh Perum BULOG Kediri, dari target penyerapan gabah secara akumulasi di dua kabupaten satu kota ( Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk dan Kota Kediri ) sebesar 37.918 ton sudah terealisasi penyerapanya sebesar 28.771 ton.

Sedangkan untuk target penyerapan beras ditetapkan sebesar 30.007 ton sampai pertengahan bulan Mei sudah realisasi sebesar 17.454 ton. Dengan angka realisasi tersebut kalau dihitung secara prosentase sudah mencapai 65%.

IMG 20250513 165738 1

” Kita optimis sampai akhir tahun bisa memenuhi target,karena kita sudah menggandeng mitra kerja penggilingan dan pengeringan padi baik di Nganjuk dan Kediri,” terang Pimpinan Cabang BULOG Kediri, Harisun saat ditemui dikantornya hari ini ( Selasa, 13/05/2025).

Disinggung harga, masih kata Harisun belum ada perubahan. Untuk harga satu kilo gabah kering diterima BULOG Rp 6.500,- . Sedangkan untuk satu kilogram beras BULOG menerima Rp 12.000,-.

Dengan data tersebut menunjukkan bahwa pencapaian tujuan swasembada pangan sudah di ada depan mata. ” Dengan realita ini, sesuai nstruksi pemerintah, indonesia stop impor beras. Berdayakan dan sejahterakan petani,” papar Herisun.

Sementara dikatakan para petani di sejumlah tempat mengaku kepada wartawan titip pean kepada pemerintah agar program SERGAB ini tidak hanya berjalan satu tahun ini saja. Kalau bisa terus dilaksanakan dalam jangka panjang.

” Karena program ini sangat pro petani, bisa menyelamatkan harga gabah petani dan menstabilkan harga beras dipaaran,” terang petani.

Untuk diketahui juga bahwa dalam rangka pencapaian target penyerapan gabah dan beras secara optimal, ternyata Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk melibatkan Dinas Pertanian mendongkrak program terbarunya yaitu Lahan Tambah Tanam ( LTT ).

Dalam program LTT ini Dinas Pertanian akan mengoptimalkan peran PPL memberikan penyuluhan dan motivasi kepada petani bagaimana dalam satu tahun bisa panen tiga kali berturut turut .Dengan begitu pasokan gabah dari hasil panen petani mampu mensuplay kebutuhan BULOG ( sesuai target). Dan tidak kalah pentingnya kesejahteraan petani bisa terjamin. ( Adi )

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini