NGANJUK, MEMO – Proyek pembangunan Gardu Pamsimas ( Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat ) di Dusun Dadung Desa Kedungglugu, Gondang mangkrrak alias tidak berfungsi.
Kondisi itu berlangsung menurut keterangan sejumlah warga setempat sejak dua tahun terakhir. Atau setelah diresmikan oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Jumadi pada tahun 2024 silam.
Akibat tidak berfungsinya Gardu Pamsimas tersebut berdampak pada kurang lebih ada 200 rumah penduduk di Dusun Dadung sampai sekarang belum pernah mendapatkan suplay ” air bersih ” berasal dari Gardu Pamsimas yang dialirkan melalui sambungan pipa masuk ke rumah rumah warga.

” Air bersih mengalir saat setelah peresmian saja mungkin berlangsung hanya satu bulanan. Habis itu sampai sekarang macet total,” terang beberapa warga.
Dengan fakta itu para warga mengganggap program itu gagal. Artinya apa yang direncanakan pemerintah dan apa yang diharapkan masyarakat tidak terwujud. Justru hanya buang buang anggaran pemerintah saja tapi tidak ada manfaatnya.
Disinggung pagu anggaran proyek milik daerah melalui dinas PUPR tersebut tidak banyak yang tahu. Termasuk Kepala Desa Kedungglugu, Sartono.

” Desa hanya sebatas pengusulan saja, untuk pelaksana dan sumber anggaran berasal dari daerah. Desa hanya terima kunci saja. Untuk berapa pagu anggaranya saya kurang paham karena yang mengerjakan pihak CV,” ucap Kades Sartono saat ditemui di kantor desa kemarin ( Selasa,16/09/2026).
Yang diketahui Kades Sartono hanya jumlah rumah penduduk yang sudah terpasang meteran air bersih disebutkan Kades Sartono persisnya ada 196 rumah.
Hal senada juga dikatakan oleh Aktifis Tanti Niswatin saat berada di lokasi proyek gardu Pamsimas pada hari Selasa kemarin ( 15/09/2026).

” Saya d lokasi tidak menemukan prasasti proyek. Termasuk tulisan di gardu juga tidak ada. Mosok Iki proyek siluman,” ujar Tanti pedas .
Diinformasikan juga saat musim kemarau panjang seperti kali ini sudah bisa dipastikan sumber mata air di perkampungan tersebut berkurang drastis. Sehingga berdampak pada sulitnya mendapatkan air bersih dari Sanyo.
” Menawi musim ketiga ngeten Niki Toyo saking Sanyo boten saget agung,” ucap Warsini warga Dudun Dadung .
Ditanya harapannya masih kata Warsini secepatnya gardu Pamsimas segera diperbaiki. Karena mengandalkan dari Sanyo keluarnya air bersih sudah tidak bisa maksimal. ( Adi )












