Example floating
Example floating
Hukum

Pakar Hukum Sebut Kasus Willie Salim Kemungkinan Besar Bukan Tindak Pidana

Avatar
×

Pakar Hukum Sebut Kasus Willie Salim Kemungkinan Besar Bukan Tindak Pidana

Sebarkan artikel ini

Kurnia mengakhiri penjelasannya dengan mengingatkan bahwa persepsi publik dapat membentuk stigma yang tidak tepat. “Hukum itu tidak didasarkan pada persepsi atau perasaan, melainkan pada unsur-unsur yang jelas dan terukur,” ucapnya.

“Jika unsur pidana tidak terpenuhi, maka kasus ini tidak bisa dipaksakan untuk dilanjutkan,” pungkas Kurnia. Sementara itu, konten kreator Willie Salim mengakui adanya kekurangan dalam persiapan acara memasak rendang di Palembang.

Baca Juga: Awalnya YAKUZA MANEGES Kediri Telah Upayakan Restorative Justice dalam Kasus Kredit Fiktif Oknum Polisi

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Palembang atas insiden yang terjadi. “Karena viralnya masalah rendang ini, muncul banyak narasi yang kurang baik terhadap warga Palembang,” ujar Willie melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @willie27_, pada hari Sabtu (22/3/2025).

Di sisi lain, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, turut memberikan tanggapan terkait polemik ini. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terima jika Kota Palembang dianggap rendah, terutama yang berkaitan dengan harga diri warganya.

Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan

“Sebagai Wali Kota, saya tegaskan bahwa saya sangat tidak rela jika Kota Palembang direndahkan. Apalagi jika menyangkut harkat dan martabat warga Palembang,” tegas Ratu Dewa pada hari Senin (24/3/2025).

Ia juga mengimbau para pembuat konten untuk menciptakan konten yang lebih positif dan edukatif. “Kita berharap agar para konten kreator mencoba membuat konten-konten yang bermartabat dan mendidik, sehingga masyarakat Palembang tidak merasa dirugikan,” tambahnya.

Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri