Example floating
Example floating
NGANJUK

Nyadran Balongrejo Sarana Edukasi Budaya Untuk Generasi Milenial

Mulyadi Memo
×

Nyadran Balongrejo Sarana Edukasi Budaya Untuk Generasi Milenial

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Sudah lazim dilakukan masyarakat pedesaan, setiap satu tahun sekali atau tepatnya bagdo musim panen padi wiwitan akan digelar perayaan budaya adat.

Salah satunya ditandai dengan tradisi sedekah bumi atau masyarakat desa menyebutnya dengan istilah ” nyadran”.

Baca Juga: Dua Jam Sosialisasi e-Catalog Versi 6 Bersama Awak Media Diwarnai Hujan Pertanyaan,Diskominfo Dan ULP Dibuat Kedodoran

Tradisi warisan leluhur itu merupakan implementasi wujud rasa syukur kepada Tuhan YME yang telah memberikan berkah agung berupa rejeki pangan yang berasal dari hasil bumi ( padi dan jagung).

Baca Juga: Penahanan Sujono Tersangka Korupsi Proyek Fiber Optik Diperpanjang 30 Hari, Ada Apa ?, Begini Keterangan Kajari,Ida Mauludhina.....

Untuk pelaksanaan upacara nyadran biasanya digelar di punden atau tempat dimakamkan ” Danyang Desa ” yang memiliki jasa besar sebagai orang pertamakali yang ” babat alas’ gong lewang lewung ( hamparan hutan) sampai jadi area perkampungan.

Baca Juga: HAKORDIA 2025, Kejari Nganjuk Pulihkan Uang Negara Dari 4 Perkara Korupsi Capai Progres 70%

Rangkaian acara untuk meramaikan tradisi sedekah bumi di punden selain pemanjatan do’a dan kenduri ( Jawa,red) juga diisi beragam pagelaran seni tradisional jawa seperti Tayub, karawitan, wayang kulit, Langen bekso juga jenis seni tradisional lainnya.

Seperti halnya acara nyadran (tasyakuran bersih desa) yang digelar di Dusun Balongrejo Desa Balonggebang Kecamatan Gondang, Nganjuk pada hari ini ( Rebo Wage, 11/06/2025) cukup sakral dan meriah.