Example floating
Example floating
NGANJUK

Nyadran Balongrejo Sarana Edukasi Budaya Untuk Generasi Milenial

Mulyadi Memo
×

Nyadran Balongrejo Sarana Edukasi Budaya Untuk Generasi Milenial

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Sudah lazim dilakukan masyarakat pedesaan, setiap satu tahun sekali atau tepatnya bagdo musim panen padi wiwitan akan digelar perayaan budaya adat.

Salah satunya ditandai dengan tradisi sedekah bumi atau masyarakat desa menyebutnya dengan istilah ” nyadran”.

Baca Juga: Sidang Tipikor Kades Dadapan Final, Hakim Jatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara

Tradisi warisan leluhur itu merupakan implementasi wujud rasa syukur kepada Tuhan YME yang telah memberikan berkah agung berupa rejeki pangan yang berasal dari hasil bumi ( padi dan jagung).

Baca Juga: Perkara Dugaan Pungli PTSL Desa Ngringin Kembali Dibuka, Tim Auditor Inspektorat Door To Door Gali Data Ke Warga, Begini Tanggapan Ika Agustina....

Untuk pelaksanaan upacara nyadran biasanya digelar di punden atau tempat dimakamkan ” Danyang Desa ” yang memiliki jasa besar sebagai orang pertamakali yang ” babat alas’ gong lewang lewung ( hamparan hutan) sampai jadi area perkampungan.

Baca Juga: 6 Tahun Jalan Desa Jeblok, Warga Tempel Nekat Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon Pisang Di Jalan

Rangkaian acara untuk meramaikan tradisi sedekah bumi di punden selain pemanjatan do’a dan kenduri ( Jawa,red) juga diisi beragam pagelaran seni tradisional jawa seperti Tayub, karawitan, wayang kulit, Langen bekso juga jenis seni tradisional lainnya.

Seperti halnya acara nyadran (tasyakuran bersih desa) yang digelar di Dusun Balongrejo Desa Balonggebang Kecamatan Gondang, Nganjuk pada hari ini ( Rebo Wage, 11/06/2025) cukup sakral dan meriah.