GPM bukan sekadar pasar murah biasa. Ia adalah wadah yang lebih luas, menjadi panggung bagi pelaku UMKM lokal dari berbagai kecamatan untuk memamerkan dan menjual produk mereka. Partisipasi ini tidak hanya membantu ekonomi mikro, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan daerah. Seperti yang disampaikan Bupati Gatut, “Keterlibatan UMKM ini penting, karena membangun ketahanan pangan tidak bisa lepas dari dukungan sektor ekonomi lokal.”
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Agus Suswantoro, menjelaskan bahwa GPM adalah satu dari sekian banyak langkah strategis yang dilakukan pemerintah. Selain pasar murah, timnya juga aktif memberikan bimbingan teknis kepada petani dan menyalurkan bantuan pangan kepada kelompok rentan, termasuk 434 balita stunting dan keluarga kurang mampu. Langkah ini menunjukkan pendekatan komprehensif, dari hulu ke hilir, untuk menjaga stabilitas pangan.
Dari high-level meeting hingga turun langsung ke pasar, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tulungagung terus bekerja keras. GPM menjadi puncak dari upaya kolektif ini, membuktikan komitmen pemerintah untuk berada di sisi masyarakat, terutama saat gejolak ekonomi terasa paling berat.












