Amin juga mengimbau agar tenaga honor tetap bersabar dan melanjutkan pekerjaan seperti biasa tanpa perlu melakukan aksi unjuk rasa. Ia menekankan pentingnya pendekatan dialog dibandingkan aksi yang dapat memanaskan situasi.
“Saya selalu menyarankan agar kita lebih baik berdialog dan audiensi daripada turun ke jalan. Kami terus melakukan koordinasi dengan Pemkot Cilegon untuk merumuskan mekanisme pembayaran honor pada tahun 2025 agar dapat dilakukan setiap bulan,” jelas Amin.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada para guru honor bahwa hak mereka tidak akan terabaikan meskipun dalam kondisi keuangan daerah yang terbatas.












