Blitar, memo.co.id
Gelombang penolakan terhadap pencalonan mantan narapidana kasus korupsi dan perampokan sebagai Ketua KONI Kota Blitar memanas. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Wilayah Blitar Raya bersama sejumlah aktivis menggelar aksi damai di depan Kantor Wali Kota Blitar, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: CV Lang Buana Kembangkan Benih Tebu Unggul untuk Dukung Swasembada Gula
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan penolakan keras terhadap upaya menghidupkan kembali figur bermasalah hukum untuk memimpin organisasi olahraga. Mereka menilai olahraga harus dijaga dari kepentingan politik dan figur yang memiliki rekam jejak buruk.
Sekretaris MAKI Blitar Raya, Mariono Setyo Budi atau akrab disapa Mario Budi, menegaskan pencalonan mantan koruptor sebagai Ketua KONI merupakan bentuk penghinaan terhadap nilai sportivitas dan moral publik.
Baca Juga: Panen Raya Jagung Serentak, Polres Blitar Dukung Swasembada Pangan Nasional
“Rakyat Kota Blitar tidak pernah diam melihat kejahatan berbalut jabatan. Olahraga itu tempat lahirnya keteladanan, bukan panggung bagi muka bejat perampok uang rakyat,” tegas Mario dalam orasinya.
Dalam pernyataan sikapnya, MAKI melayangkan tiga tuntutan utama. Pertama, meminta Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kota Blitar menolak pencalonan mantan napi korupsi, menjalankan proses secara transparan, serta mematuhi AD/ART KONI yang mensyaratkan calon memiliki reputasi tidak tercela.
Baca Juga: Dua Kandidat Resmi Lolos, Duel Samanhudi vs Tony Andreas Ditentukan di Musorkot
Kedua, MAKI mendesak DPRD Kota Blitar melakukan pengawasan ketat terhadap jalannya Musorkot KONI. Mereka meminta tidak ada penyalahgunaan kewenangan demi meloloskan calon yang dianggap cacat moral.
“Prinsip sportivitas harus ditegakkan sebagai amanat Undang-Undang Keolahragaan,” ujar Mario.
Ketiga, MAKI meminta Wali Kota Blitar mencabut seluruh bantuan dana hibah maupun anggaran operasional KONI apabila organisasi tersebut tetap dipimpin mantan narapidana korupsi dan perampokan.
Menanggapi aksi tersebut, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin menemui langsung massa aksi. Ia menyebut seluruh cabang olahraga memiliki integritas untuk memajukan dunia olahraga di Kota Blitar.
“Kami yakin para cabor memiliki integritas untuk memajukan olahraga Kota Blitar. Maka dari itu nanti malam saya panggil semua pengurus KONI dan seluruh para cabor,” kata Mas Ibin.












