MEMO
Airlangga Hartarto Prediksi Pertumbuhan ekonomi Indonesia Capai 5,3 Persen di 2023. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2 persen pada tahun 2022 dan 5,3 persen pada tahun 2023.
Airlangga menjelaskan, untuk tahun 2023, pemerintah telah menetapkan kebijakan pembangunan yang dituangkan dalam
Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2023 dengan tema produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Di antaranya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas sumber Daya Manusia (SDM) di bidang
kesehatan dan pendidikan dan program kartu Prakerja.
“Penanggulangan pengangguran dengan peningkatan decent job mendorong pemulihan dunia usaha, terutama UMKM sebagai
pilar perekonomian Indonesia, revitalisasi industri, dan penguatan riset terapan, pembangunan rendah karbon dan transisi energi, percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan sanitasi, serta pembangunan IKN Nusantara,” ujar Airlangga dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2023, Kamis (15/12).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2022 dapat menjadi bekal untuk menghadapi potensi resesi
global pada 2023. Mobilitas masyarakat yang semakin pulih menjadi determinan utama untuk mendorong aktivitas ekonomi
Indonesia.
Pada saat yang sama, pemerintah terus mengambil langkah responsif dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tren
kenaikan inflasi global.
“Dengan fundamental yang kuat, ditambah meningkatnya posisi Indonesia di kancah ekonomi internasional, pemerintah
optimistis bahwa kebijakan program yang telah dicanangkan akan dapat mendorong kemajuan yang sangat signifikan di
berbagai sektor perekonomian, serta dapat meredam tantangan global,” tuturnya.












