Blitar, Memo.co.id
Tradisi seni budaya Tiban kembali mendapat panggung silaturahmi antar daerah. Rabu (27/8/2025) pagi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono memberangkatkan rombongan besar pendekar tiban dari Kabupaten Blitar ke Kabupaten Trenggalek.
Baca Juga: Bos Wisata Kampung Coklat Beri THR kepada 7.000 Peserta Pengajian
Tak tanggung-tanggung, rombongan berangkat dengan 45 unit mobil siaga bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Rinciannya, 35 mobil membawa pendekar asal Blitar dan 10 mobil lainnya dari Tulungagung. Seluruh rombongan mendapat pengawalan ketat dari Patwal Polres Blitar hingga ke lokasi acara.
Dalam sambutannya, Guntur menegaskan pentingnya menjaga marwah dan nama baik Blitar dalam pertemuan budaya tersebut. Ia menyampaikan pesannya kepada sedikitnya 20 klub tiban binaannya yang ikut serta.
Baca Juga: Cegah Kasus Keracunan, Nurhadi Dukung Evaluasi dan Klasifikasi Dapur SPPG
“Intinya para jawara harus bisa menjaga marwah dan nama baik Blitar. Karena kita memenuhi undangan, harus bersikap ksatria meski di kandang lawan. Keahlian mencabuk ada bermacam-macam teknik, tapi jangan sampai ada yang terlibat adu jotos di atas panggung. Ini adalah laga persahabatan antar daerah, sama-sama melestarikan seni tradisi budaya leluhur kita,” tegas Guntur di hadapan peserta.
Seruan itu dijawab kompak oleh ratusan pendekar tiban dengan kesiapan penuh.
Baca Juga: SPPG Ringinanyar Mulai Jalan Dulu, Ahli Gizi dan SLHS Menyusul: Pengawasan Ke Mana?
Turut hadir mendampingi Guntur Wahono dalam kesempatan tersebut, mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar. Ia juga menekankan pentingnya melestarikan tradisi tiban sebagai warisan budaya.












