Memo, Kediri.
Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kelurahan Ngronggo, di Kota Kediri, menuai keluhan dari warga sekitar. Pasalnya, tumpukan sampah yang menggunung dan tidak segera diangkut telah menimbulkan pencemaran lingkungan, mulai dari bau menyengat hingga munculnya lalat dan cairan limbah yang mencemari lingkungan.
“Bau busuknya sampai ke dalam beberapa tempat seperti jalur masuk FUDA, apalagi saat siang hari. Anak-anak juga sering sakit perut dan batuk karena banyak lalat,” ujar Sukesi , warga setempat.
Warga lainnya juga mengeluhkan air bekas sampah basah yang berubah warna dan mengeluarkan aroma tidak sedap akibat rembesan sampah dari TPS. Beberapa warga bahkan sempat mengajukan keluhannya kepada pihak kelurahan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kediri.
Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kelurahan Ngronggo,sudah sangat bersi keras untuk mengedepankan kepentingan umum untuk masyarakat sekitar.
“Namanya, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) pasti akan berdampak, namun kita akan melakukan yang terbaik yakni pemisahan antara sampah organik dan nonorganik” Ujar mohan, Petugas penganggkutan sampah.












