Memo, Nganjuk
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memberikan klarifikasi tegas terkait tudingan yang menyebut dirinya kabur saat menemui puluhan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam audiensi di Pringgitan Pendopo Kabupaten Nganjuk beberapa waktu lalu.
Klarifikasi tersebut disampaikan langsung via telepon menyusul ramainya perbincangan publik mengenai pengembangan objek wisata Watu Lawang yang melibatkan pengusaha asal DanCell.
Dalam keterangannya, Marhaen menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meninggalkan forum secara sepihak sebelum diskusi selesai. Ia menyayangkan narasi pemberitaan maupun video di media sosial yang dinilai mendiskreditkan kredibilitasnya sebagai kepala daerah.
“Nggak benar. Saya meninggalkan lokasi audiensi, ketika acaranya sudah selesai. Anda jangan memframing seakan akan saya kabur atau ngibrit,” tegas Marhaen kepada redaksi Memo.
Meski pihak bupati sempat meminta agar video terkait audiensi tersebut diturunkan (take down), redaksi Memo dengan tegas menolak permintaan itu.
Penolakan ini didasarkan pada kepatuhan terhadap regulasi jurnalistik, khususnya Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/III/2012 tentang Pedoman Media Siber yang melarang penghapusan karya jurnalistik yang sudah dipublikasikan secara sah.
Di sisi lain, menanggapi status proyek pembangunan wisata Watu Lawang Nganjuk, Marhaen menjelaskan bahwa pihak eksekutif dan DPRD telah menggelar dua kali pertemuan khusus.
Dari hasil rapat tersebut,legislatif awalnya merekomendasikan penutupan sebagian, sebelum akhirnya sepakat untuk menutup total seluruh aktivitas proyek demi mengantisipasi potensi risiko dan dampak lingkungan.
Hingga berita ini diturunkan, pemangku kebijakan daerah terus berupaya menyelesaikan kisruh tata kelola pariwisata ini agar tidak berkepanjangan dan sesuai dengan rekomendasi resmi DPRD Kabupaten Nganjuk.
Sayangnya, Bupati Nganjuk belum mengirimkan dokumen rekomendasi penutupan total dari hasil peretemuan dengan DPRD . ” Nanti saya berikan data terkait rekomendasi tutup total itu,” janji Marhaen pada Memo, mengakhiri pembicaraan via telepon.












