Akibat insiden tersebut, kedua korban mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Nadia dilaporkan mengalami luka robek di bagian kepala yang cukup parah hingga memerlukan tujuh jahitan, serta mengalami pembengkakan pada bagian tangan. Sementara itu, Firmansyah mengeluhkan rasa sakit di beberapa bagian tubuhnya akibat tertimpa speaker. Kabar baiknya, setelah mendapatkan penanganan medis yang cepat, kondisi kedua korban kini dilaporkan stabil dan berangsur membaik.
Mengutip laporan dari Radar Jember (JawaPos Group), Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jambesari Darus Sholah, Iptu Sumanto, membenarkan terjadinya insiden tersebut. Beliau menyoroti adanya indikasi kelalaian dari pihak panitia penyelenggara acara dalam hal pengawasan dan penjaminan keamanan. Lebih lanjut, Iptu Sumanto mengungkapkan bahwa keberadaan sound system Horeg berukuran besar tersebut tidak disertai dengan pemberitahuan maupun izin resmi dari pihak berwenang.
“Hingga saat ini, izin terkait penggunaan sound system Horeg tersebut belum ada,” tegas Iptu Sumanto pada Minggu (18/5). Pasca-kejadian, kedua korban langsung mendapatkan perawatan intensif dan saat ini dilaporkan telah dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Sound System Horeg Roboh, Insiden Imtihanan Bondowoso, Kapolsek Jambesari












