Untuk menerima subsidi gagal panen lebih jauh dikatakan Rahman petani harus menjadi anggota asuransi terlebih dahulu. Kwajiban petani hanya membayar uang premi sekali selama satu musim tanam. Besaran preminya dalam per hekatarnya petani bayar premi ke PT Jasindo sebesar Rp 36 ribu.
” Jika saat menjelang panen kondisi tanaman padi mengalami rusak sampai 75% ,maka petani berhak mengclaim ke pihak asuransi. Dan ketika disurvey kondisinya masuk katagori gagal panen maka pihak asuransi wajib mencairkan dana subsidi gagal panen sebesar Rp 6 juta,” paparnya.
Ditanya mekanisme syarat menjadi anggota asuransi dijelaskan oleh dia petani harus mengisi formulir yang bisa didapatkan melalui PPL. ” Isian dalam formulir tadi oleh PPL dikirim ke dinas pertanian” tuturnya.
Sekedar diketahui agenda kunker Ditjen Pembiayaan Prasarana Pertanian dari Kementrian RI di Desa Tirtobinangun adalah dalam rangka percepatan pengolahan lahan dan percepatan tanam padi.
Baca Juga: Terbukti Korupsi, Kades Pojok Wates Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp600 Juta
Pasalnya dari hasil survey , swasembada pangan di Kabupaten Nganjuk belum memenuhi target. Maka dari itu untuk mencapai itu satu satunya upaya dengan merealisasikan percepatan pengolahan lahan dan tanam padi.
” Pada tanggal 20 juni mendatang di Desa Tirtobinangun akan dilaksanakan tanam padi serentak.Karena pada bulan mei ini di Kabupaten Nganjuk belum memenuhi target untuk percepatan pengolahan lahan dan tanam padi. Prosentasenya baru mencapai 66% dari target 34 ribu hektar,” pungkasnya.
Baca Juga: Jaksa Tuntut Sutrisno Sembilan Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp3,5 Miliar
Terpisah dikatakan Sukamto salah satu tokoh masyarakat di Desa Tirtobinangun untuk memaksimalkan hasil panen petani maka perlu adanya peningkatan sarana pertanian.
” Sudah beberapa hari ini masyarakat petani gotong royong membuat saluran irigasi sawah. Sebelumnya telah membuat bendungan secara mandiri dan mudah mudahan bisa membantu mensejahterakan petani juga membantu program pemerintah yaitu swasembada pangan,” pungkasnya. (adi)












