Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Tirtobinangun Dikunjungi Tem Ditjen Pembiayaan Prasarana Pertanian

A. Daroini
×

Tirtobinangun Dikunjungi Tem Ditjen Pembiayaan Prasarana Pertanian

Sebarkan artikel ini
tirtobinangun

tirtobinangun

NGANJUK,MEMO.CO.ID –

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Nasib buruk dialami para kaum agraris ( petani,red) di Desa Tirtobinangun Kecamatan Patianrowo,Nganjuk. Sudah dua musim tanam padi mengalami gagal panen. Puluhan hektar tanaman padi terkena serangan hama sundep. Dengan kondisi itu, petani menanggung kerugian cukup besar.

Karena tidak ada usaha lain, dimusin tanam ketiga kali ini para petani belum kapok tetap menanam padi. Umur padi rata rata baru 17 hari.

Baca Juga: Terbukti Korupsi, Kades Pojok Wates Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp600 Juta

Ditanya harapan seperti dikatakan Karsono salah satu petani asal Dusun Doyok Desa Tirtobinangun di musim tanam ketiga ini mudah mudahan terbebas dari serangan hama wereng.

” Momok yang menakutkan bagi petani adalah gagal panen, pupuk langka, harga gabah anjlok,minimnya sosialisasi seputar program pemerintah,” keluh Karsono.

Baca Juga: Jaksa Tuntut Sutrisno Sembilan Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp3,5 Miliar

Keluhan Karsono seperti itu menurut Rahman salah satu Staf Ditjen Pembiayaan Prasarana Pertanian di Kementrian RI memang faktanya seperti itu.

Lebih lebih masih dikatakan Rahman soal sosialisasi program pemerintah sering lamban nyampek petani. ” Kalau dari pusat lebih awal melakukan sosialisasi diteruskan sampai dinas kabupaten kota. Gendalanya sering terjadi ditingkat PPL,” ujarnya saat melaksanakan kunjungan kerja selama dua hari di Dusun Kedunglawe Desa Tirtobinangun Kecamatan Patianrowo.

Semestinya petani sudah tahu program pemerintah yang terkait subsidi gagal panen yang tercover melalui program asuransi usaha tani padi.