Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Tirtobinangun Dikunjungi Tem Ditjen Pembiayaan Prasarana Pertanian

A. Daroini
×

Tirtobinangun Dikunjungi Tem Ditjen Pembiayaan Prasarana Pertanian

Sebarkan artikel ini
tirtobinangun

tirtobinangun

NGANJUK,MEMO.CO.ID –

Baca Juga: Penemuan Artefak Batu Yoni di Sawah Kediri Menguak Jejak Peradaban Masa Lalu

Nasib buruk dialami para kaum agraris ( petani,red) di Desa Tirtobinangun Kecamatan Patianrowo,Nganjuk. Sudah dua musim tanam padi mengalami gagal panen. Puluhan hektar tanaman padi terkena serangan hama sundep. Dengan kondisi itu, petani menanggung kerugian cukup besar.

Karena tidak ada usaha lain, dimusin tanam ketiga kali ini para petani belum kapok tetap menanam padi. Umur padi rata rata baru 17 hari.

Baca Juga: Staf Ahli Bupati Chocho Ardian Jadi Pengacara 3 Terdakwa Saat Disidik Polda, Sutrisno Curiga dan Mencabut Surat Kuasanya

Ditanya harapan seperti dikatakan Karsono salah satu petani asal Dusun Doyok Desa Tirtobinangun di musim tanam ketiga ini mudah mudahan terbebas dari serangan hama wereng.

” Momok yang menakutkan bagi petani adalah gagal panen, pupuk langka, harga gabah anjlok,minimnya sosialisasi seputar program pemerintah,” keluh Karsono.

Baca Juga: Menteri PU Dody Hanggodo Berang Proyek Sekolah Rakyat di Nganjuk dan Kota Kediri Lamban, Beredar Isu Gratifikasi

Keluhan Karsono seperti itu menurut Rahman salah satu Staf Ditjen Pembiayaan Prasarana Pertanian di Kementrian RI memang faktanya seperti itu.

Lebih lebih masih dikatakan Rahman soal sosialisasi program pemerintah sering lamban nyampek petani. ” Kalau dari pusat lebih awal melakukan sosialisasi diteruskan sampai dinas kabupaten kota. Gendalanya sering terjadi ditingkat PPL,” ujarnya saat melaksanakan kunjungan kerja selama dua hari di Dusun Kedunglawe Desa Tirtobinangun Kecamatan Patianrowo.

Semestinya petani sudah tahu program pemerintah yang terkait subsidi gagal panen yang tercover melalui program asuransi usaha tani padi.