“Bantuan ini bukan sekadar angka atau simbol, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap rakyat kecil, sesuai arahan Presiden,” ujar Bupati Warsubi.
Selain sektor pangan, perhatian pemerintah juga mengalir ke dunia pendidikan. Bupati Warsubi mengungkapkan bahwa Jombang mendapat anggaran Rp210 miliar dari pemerintah pusat untuk mendukung program Sekolah Rakyat, yang diusulkan langsung ke Kementerian Sosial.
“Kami perjuangkan langsung ke pusat. Ini bukan soal besar kecilnya dana, tapi komitmen agar masyarakat Jombang mendapatkan akses pendidikan yang layak,” tegasnya.
Agar penyaluran bantuan tepat sasaran, Dinas Sosial Jombang menggunakan basis data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Sistem ini membantu menyaring penerima manfaat agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan.












