Skandal Baru! Kepala Kejaksaan Agung Ungkap Tersangka Korupsi Timah

MEMO.CO.ID, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengumumkan penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi timah yang melibatkan PT Timah Tbk, menyoroti peningkatan intensitas penegakan hukum terhadap korupsi di Indonesia.

Penetapan Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Timah oleh Kejaksaan Agung

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terkait dengan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk (TINS) selama periode 2015 hingga 2022. Dalam pengumuman resminya pada Selasa (26/3/2024), Tim Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) menaikkan status saksi menjadi tersangka terhadap seorang individu bernama HLN atau Helena Lim, yang menjabat sebagai Manager PT QSE.

Bacaan Lainnya

“Hingga kini, Tim Penyidik telah memeriksa sebanyak 142 orang saksi terkait kasus ini,” ungkap Ketut Sumedana, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, seperti yang dilaporkan pada Rabu (27/3/2024).

Lebih lanjut, Ketut mengungkapkan modus operandi serta peran yang dimainkan oleh Helena Lim dalam kasus dugaan korupsi timah ini. Berikut adalah rincian perannya:

– Antara tahun 2018 dan 2019, tersangka HLN diduga telah terlibat dalam pengelolaan hasil tindak pidana kerja sama penyewaan peralatan pemrosesan peleburan timah di wilayah IUP PT Timah Tbk.
– Tindakan tersebut dilakukan dengan memberikan fasilitas dan sarana kepada pemilik smelter dengan dalih menerima atau menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), yang pada akhirnya menguntungkan tersangka dan para tersangka lain yang telah ditahan sebelumnya.

Pos terkait