Example floating
Example floating
NGANJUK

Seleksi Pengisian Jabatan Dirut PDAU Masuk Babak Final, Mantan Dewan Versus Incumbent PDAU Bersaing Ketat

Mulyadi Memo
×

Seleksi Pengisian Jabatan Dirut PDAU Masuk Babak Final, Mantan Dewan Versus Incumbent PDAU Bersaing Ketat

Sebarkan artikel ini

10 tahun perjalanan politik Djoko Widijantoro atau akrab disapa Djoko Ong sempat mengukir prestasi dan menjadi catatan bersejarah di kalangan guru TK swasta se Kabupaten Nganjuk.

Itu terjadi pada periode pertama , laki laki yang suka berpenampilan mbois dan low profil itu berhasil memperjuangkan nasib para guru TK seantero Nganjuk. Yaitu mampu memperjuangkan SK sertifikasi guru TK swasta dari Kemendikbud Ristek.

Baca Juga: Bongkar Perkara Tipikor, Tim Penyidik Pidsus Kejari Geledah Rumah Karyawan Bank Jatim , Begini Hasilnya.......

Dari sekilas latar belakang dua kandidat tersebut tampaknya memantik perhatian publik. Artinya pihak panitia seleksi ( pansel) dari Unesa Surabaya sebagai pihak ketiga dalam pelaksanaan assessment seleksi ini harus benar benar obyektif. ” Karena keduanya memiliki andil besar dalam membangun Nganjuk,” ucap nara sumber memo.co.id.

Baca Juga: Terbentur Biaya, Korban Ledakan Petasan Rakitan Asal Patianrowo Tunda Operasi Plastik Di RS dr.Soetomo

Untuk diketahui, tahapan assessment kompetensi peserta calon direksi PDAU memasuki tahap final yaitu tes wawancara yang dilaksanakan di gedung lantai dua ruang Candi Lor Pemkab Nganjuk pada hari ini ( Selasa,22/07/2025).

Usai mengikuti tes wawancara , kedua kandidat berhasil dikonfirmasi wartawan memo.co.id . Keduanya memiliki sudut pandang berbeda untuk kemajuan PDAU ke depan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Begini Tanggapan Ketua DPD LDII Nganjuk.......

Untuk Deny Ismiyanti jika terpilih menjadi direktur utama PDAU akan konsentrasi menata manajemen internal PDAU ( SOP). Sementara Djoko Widijantoro memiliki skedul program lebih komplek. Yaitu tiga gerakan revolusi. Diantaranya revolusi SDM, revolusi management dan revolusi pengembangan usaha.

Pemikiran Djoko seperti itu menurutnya karena kondisi real management PDAU dinilai bobrok. Karena dari tiga Perumda dibawah pengawasan dan pembiayaan APBD Kabupaten Nganjuk yaitu PDAM Tirta Wilis, BPR Anjuk Ladang dan PDAU  yang mengalami mati suri adalah PDAU.

” Suntikan anggaran milyaran ke PDAU real tidak bisa berkembang, justru mengalami defisit besar. Beberapa bidang usaha yang dikelola PDAU seperti apotik, hotel dan perkebunan tak mampu mendongkrak PAD. Ini butuh direvolusi total ,” ucap Djoko.

Diinformasikan juga, yang terlibat dalam tahap final tes wawancara selain pansel dari Unesa Surabaya , juga terlibat Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk ( Marhaen Jumadi – Handy) ikut menseleksi jalannya tes wawancara.(adi)