NGANJUK, MEMO – Bulan Ramadhan merupakan bulan istimewa bagi umat muslim. Salah satunya karena adanya peristiwa bersejarah yang populer disebut Nuzulul Qur’an.
Secara maknawi, malam Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa di mana Kitab Suci Al – Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril di Gua Hira’ pada 17 Ramadhan 610 M.

Dari peristiwa itu, tampaknya ada salah satu lembaga independen ( LSM) di Kabupaten Nganjuk memanfaatkan moment sakral tersebut digunakan sebaik mungkin dengan cara berbagi rejeki kepada kaum dhuafa dan janda janda miskin dalam bentuk pemberian paket sembako plus uang.
” Dalam kegiatan sosial ini LSM GAKK tidak sendiri, tapi sengaja menggandeng relawan dari PDIP. Ada sekitar 70 paket sembako sudah kami salurkan kepada masyarakat kurang mampu, ” Terang Sumarno selalu Ketua LSM GAKK Nganjuk.

Dijelaskan Sumarno atau akrab disapa Mbah Jenggot katagori penerima manfaat berasal dari kelompo janda lansia, orang tua sakit menahun, orang orang jompo juga masyarakat kurang beruntung lainnya.
” Penyaluran bantuan kita bagi dua kelompok. Ada yang diserahkan secara kolektif ( bersama sama) dan ada yang kita datangi ke rumah rumah khususnya bagi penerima bantuan yang mengalami keterbatasan fisik,” jelas Mbah Jenggot juga.

Untuk diketahui, bantuan disalurkan pada hari ini ( Sabtu, 7/03/2026 ) di lokasi penyaluran bantuan tersebar di tiga RW tepatnya ada di Desa Putukrejo Kecamatan Loceret .Dalam paket sembako tersebut berisi beras, minyak goreng dan mie instan.
Ditanya apa misi dibalik kegiatan kemanusiaan itu dipaparkan Mbah Jenggot selain tujuan utama menjalankan perintah agama , juga dalam rangka untuk mempererat tali silahturahmi dengan masyarakat kurang mampu. ” Juga untuk meringankan beban hidup mereka ,” pungkasnya. ( Adi)












