Revolusi Perkebunan Sawit! E-Tekpol Membawa Era Emas Bagi PTPN IV!

Revolusi Perkebunan Sawit! E-Tekpol Membawa Era Emas Bagi PTPN IV!
Revolusi Perkebunan Sawit! E-Tekpol Membawa Era Emas Bagi PTPN IV!

MEMO

PTPN IV Regional III, perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka di Provinsi Riau, melangkah maju dalam era digital dengan memanfaatkan aplikasi inovatif bernama E-Tekpol. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan produksi minyak sawit mentah (CPO) serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional.

Bacaan Lainnya

Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi di PTPN IV Regional III

PTPN IV Regional III, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang dimiliki oleh negara dan tergabung dalam Subholding PTPN IV PalmCo di Provinsi Riau, telah melakukan langkah inovatif dengan memanfaatkan aplikasi web yang dikenal dengan nama E-Tekpol.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan produksi minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebagai dukungan terhadap program pemerintah untuk mencapai ketahanan pangan dan energi nasional melalui pembentukan Sub Holding PTPN IV PalmCo.

Salman Hari Budiman, Kepala Bagian Teknik Pengolahan PTPN IV Regional III, menyatakan, “Sebagai bagian dari PTPN IV PalmCo, kami berusaha memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produksi melalui pendekatan digital. Kami telah resmi memanfaatkan E-Tekpol tahun ini dan kami yakin akan menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi di masa yang akan datang.”

Selama tiga tahun terakhir, PTPN IV PalmCo berhasil mencatat pertumbuhan positif dalam produksi CPO. Pada tahun 2023, perusahaan berhasil memproduksi 583.000 ton CPO, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 578.000 ton CPO. Angka tersebut juga meningkat dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar 574.794 ton CPO.

Untuk tahun ini, dengan menggunakan aplikasi E-Tekpol dan dukungan dari sisi on-farm, PTPN IV Regional III menetapkan target produksi CPO sebesar 592.000 ton.

Tak hanya itu, perusahaan juga menetapkan target produktivitas CPO sebesar 5,67 ton per hektar, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang sebesar 5,6 ton CPO per hektar.

Salman menjelaskan bahwa E-Tekpol digunakan untuk memantau produksi crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO) secara real-time dan terkini.

Membangun Ketahanan Pangan dan Energi Nasional melalui Inovasi Teknologi

Selain itu, dalam aplikasi berbasis web E-Tekpol juga terdapat fitur pengawasan stok CPO di setiap pabrik kelapa sawit, laporan rendemen, stok cangkang sawit, serta pelacakan pengangkutan CPO secara real-time.

“Semua data akan dilaporkan secara real-time dalam bentuk tabel dan grafik sehingga kami dapat mengevaluasi setiap hari untuk meningkatkan produksi,” tambahnya.

Pos terkait