Kediri, Memo
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, kembali menunjukkan komitmen kepemimpinannya yang sangat responsif terhadap kondisi nyata masyarakat di tingkat akar rumput.
Mendengar kabar adanya pasangan lanjut usia, Mbah Sumiran dan Leginah, yang harus menjalani keseharian dalam kegelapan akibat keterbatasan akses listrik, Mas Dhito tidak menunggu lama untuk turun tangan dan memastikan bantuan segera disalurkan demi memulihkan martabat hidup mereka.
Baca Juga: Mengurai Fakta Video Viral Dugaan Fee Proyek Koperasi Merah Putih Kediri, ASN Pemkab dengan TNI
Bagi Mas Dhito, menjalankan tugas sebagai kepala daerah bukan sekadar perkara menjalankan roda birokrasi, melainkan juga soal kehadiran di saat warga sangat membutuhkan.
Begitu menerima informasi mengenai kondisi memprihatinkan yang dialami Mbah Sumiran dan istrinya, Leginah, di kediaman mereka, Mas Dhito langsung bergerak cepat. Ia memahami bahwa di balik angka-angka statistik pembangunan daerah, ada persoalan kemanusiaan mendesak yang memerlukan intervensi langsung dari pemerintah.
Gaya kepemimpinan yang ditunjukkan Mas Dhito ini mencerminkan sosok yang menempatkan empati sebagai landasan kebijakan. Ia tidak ingin mendengar ada warganya yang hidup dalam kondisi sulit, apalagi hingga terpaksa hidup dalam kegelapan tanpa aliran listrik yang memadai.
Dengan instruksi yang tegas kepada jajaran dinas terkait, Mas Dhito memastikan bahwa masalah kelistrikan di rumah Mbah Sumiran segera tertangani, sekaligus memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya untuk menjamin keberlangsungan hidup pasangan lansia tersebut.
Baca Juga: Menyingkap Misteri Situs Adan-Adan Kediri yang Viral Karena Ukurannya Melebihi Borobudur












