Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Kisah Haru Warga Puncu Bangkit Lewat Program Bantuan Modal Usaha Bupati Kediri

A. Daroini
×

Kisah Haru Warga Puncu Bangkit Lewat Program Bantuan Modal Usaha Bupati Kediri

Sebarkan artikel ini
Kisah Haru Warga Puncu Bangkit Lewat Program Bantuan Modal Usaha Bupati Kediri

Kediri, Memo
Awan mendung yang sempat menggelayuti kehidupan keluarga Suyanto, seorang kepala keluarga berusia 55 tahun asal Kecamatan Puncu, perlahan mulai tersingkap. Setelah melewati fase krusial dalam hidupnya hingga terpaksa merelakan rumah tinggal demi kesembuhan sang istri tercinta, asa untuk kembali mandiri secara ekonomi kini terbuka lebar.

Kehadiran perwakilan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri di kediamannya membawa angin segar. Mereka datang mengantarkan berbagai perlengkapan usaha warung yang lengkap. Ini bukan sekadar barang fisik, melainkan sebuah instrumen penting yang akan memantik kembali roda ekonomi keluarganya yang sempat mati suri.

Baca Juga: Mbak Wali Minta Sektor Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan Kelurahan Kediri Guna Maju Bersama

Sebelum badai ujian kesehatan menerpa, pria paruh baya ini bersama istrinya, Zainul Sarpianik (58), sebenarnya merupakan penggiat UMKM lokal yang mandiri. Warung kelontong dan makanan yang mereka kelola terbilang cukup diminati oleh warga sekitar. Namun roda nasib berputar, sang istri terserang stroke yang memerlukan perawatan intensif jangka panjang.

Melihat realita tersebut, langkah taktis diambil oleh pemerintah daerah. Penyaluran fasilitas pendukung ini merupakan realisasi komitmen yang sempat diutarakan langsung saat kunjungan kerja ke wilayah Puncu awal Mei lalu. Target utamanya jelas: pemulihan ekonomi berbasis keluarga agar mereka tidak terperosok ke dalam kemiskinan ekstrem akibat guncangan kesehatan (health shock).

Baca Juga: Refleksi Iduladha Mbak Wali Tekankan Makna Kurban Bagi ASN Pemkot Kediri Bukan Sekadar Kerja Formalitas Masuk Pulang

Suyanto mengaku sangat lega karena kini memiliki modal nyata untuk memulai kembali dari nol. Membuka warung di rumah barunya sembari tetap bisa memantau dan merawat sang istri yang sedang dalam masa pemulihan menjadi solusi paling ideal baginya saat ini.

Dampak domino dari keterpurukan ekonomi tersebut sebelumnya juga sempat memukul masa depan putri mereka, Bunga Febriana. Remaja ini terpaksa menghentikan aktivitas belajarnya di sekolah sejak akhir tahun lalu demi membantu situasi di rumah.

Baca Juga: DKPP Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Di Kabupaten Kediri Jelang Idul Adha

Namun skenario masa depan Bunga kini berubah total. Bersamaan dengan stimulasi ekonomi untuk sang ayah, jaminan akses pendidikan juga diberikan lewat alokasi beasiswa daerah. Gadis muda tersebut dipastikan bisa kembali duduk di bangku sekolah pada tahun ajaran baru mendatang untuk mengejar cita-citanya yang sempat tertunda.