Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Kediri

Respon Cepat Mas Dhito Atasi Penderitaan Warga Lansia Yang Hidup Dalam Gelap

A. Daroini
×

Respon Cepat Mas Dhito Atasi Penderitaan Warga Lansia Yang Hidup Dalam Gelap

Sebarkan artikel ini
Respon Cepat Mas Dhito Atasi Penderitaan Warga Lansia Yang Hidup Dalam Gelap

Kediri, Memo
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, kembali menunjukkan komitmen kepemimpinannya yang sangat responsif terhadap kondisi nyata masyarakat di tingkat akar rumput.

Mendengar kabar adanya pasangan lanjut usia, Mbah Sumiran dan Leginah, yang harus menjalani keseharian dalam kegelapan akibat keterbatasan akses listrik, Mas Dhito tidak menunggu lama untuk turun tangan dan memastikan bantuan segera disalurkan demi memulihkan martabat hidup mereka.

Bagi Mas Dhito, menjalankan tugas sebagai kepala daerah bukan sekadar perkara menjalankan roda birokrasi, melainkan juga soal kehadiran di saat warga sangat membutuhkan.

Begitu menerima informasi mengenai kondisi memprihatinkan yang dialami Mbah Sumiran dan istrinya, Leginah, di kediaman mereka, Mas Dhito langsung bergerak cepat. Ia memahami bahwa di balik angka-angka statistik pembangunan daerah, ada persoalan kemanusiaan mendesak yang memerlukan intervensi langsung dari pemerintah.

Gaya kepemimpinan yang ditunjukkan Mas Dhito ini mencerminkan sosok yang menempatkan empati sebagai landasan kebijakan. Ia tidak ingin mendengar ada warganya yang hidup dalam kondisi sulit, apalagi hingga terpaksa hidup dalam kegelapan tanpa aliran listrik yang memadai.

Dengan instruksi yang tegas kepada jajaran dinas terkait, Mas Dhito memastikan bahwa masalah kelistrikan di rumah Mbah Sumiran segera tertangani, sekaligus memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya untuk menjamin keberlangsungan hidup pasangan lansia tersebut.

Mas Dhito sering kali menegaskan kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri bahwa pelayanan publik harus proaktif, bukan sekadar menunggu laporan. Kehadirannya langsung di rumah warga bukan hanya sekadar untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa pemerintah hadir sebagai pengayom.

Dengan cara ini, ia mampu membangun ikatan emosional dengan masyarakat, yang membuatnya sangat memahami kendala-kendala lapangan yang sering kali luput dari pantauan administratif.

Dalam setiap kunjungannya, Mas Dhito selalu mendengarkan dengan seksama keluh kesah warga. Baginya, melihat senyum warga yang terbantu adalah standar keberhasilan seorang pemimpin yang sesungguhnya. Ia ingin memastikan bahwa program jaminan sosial dan bantuan pemerintah benar-benar menyentuh kelompok paling rentan seperti lansia.

Kedekatan yang dibangun ini menjadi bukti bahwa Mas Dhito bukanlah sosok yang berjarak dari rakyatnya, melainkan pemimpin yang selalu siap bergerak kapan pun dibutuhkan.

Langkah konkret yang dilakukan terhadap Mbah Sumiran dan Leginah ini diharapkan menjadi standar baru bagi pelayanan sosial di Kabupaten Kediri.

Mas Dhito terus mendorong agar sistem pengawasan di desa-desa lebih dioptimalkan, sehingga kasus serupa tidak lagi terjadi. Dengan sistem yang responsif dan pimpinan yang peduli, ia optimistis bahwa kesejahteraan warga, khususnya kelompok lansia, dapat lebih terjaga dan terjamin di bawah naungan perhatian pemerintah daerah. (adv/kominfo)