Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Kediri

Aksi Dramatis Evakuasi Pria Pingsan di Atas Pohon Setinggi 15 Meter di Kepung Kediri

Avatar
×

Aksi Dramatis Evakuasi Pria Pingsan di Atas Pohon Setinggi 15 Meter di Kepung Kediri

Sebarkan artikel ini
Aksi Dramatis Evakuasi Pria Pingsan di Atas Pohon Setinggi 15 Meter di Kepung Kediri

Memo, Kediri — Seorang pria warga Dusun Karangdinoyo, Desa Kepung, dievakuasi secara dramatis oleh tim gabungan setelah kehilangan kesadaran di atas pohon setinggi 15 meter di halaman SD Negeri Kepung II, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, pada Minggu (25/10/2026) siang.

Peristiwa menegangkan tersebut berawal saat korban sedang memangkas dahan dan daun pohon di lokasi kejadian. Diduga kuat akibat kelelahan fisik yang ekstrem, korban mendadak semaput dan tersangkut tak bergerak di rindangnya dahan, hingga sempat dikira meninggal dunia oleh warga sekitar yang panik.

Mendapat laporan warga, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Pare segera meluncur ke lokasi kejadian dan berkoordinasi cepat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri untuk menyusun skenario penyelamatan di ketinggian.

Dengan cekatan dan mengandalkan peralatan evakuasi khusus, tim penyelamat gabungan berhasil memanjat serta menurunkan korban ke darat dalam kondisi selamat, meski korban masih berada dalam keadaan setengah sadar.

“Petugas Damkar berkoordinasi dengan petugas BPBD Kabupaten Kediri dan segera menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Dengan peralatan yang ada, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat meski masih setengah sadar,” terang Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wicaksono.

Seusai berhasil diturunkan dari ketinggian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) Pare menggunakan ambulans guna mendapat perawatan medis intensif. Kondisi korban dilaporkan berangsur membaik dan telah siuman.

Atas insiden ini, Khaleb mengingatkan masyarakat luas agar tidak memaksakan diri bekerja di ketinggian atau melakukan aktivitas berisiko tinggi saat kondisi fisik sedang tidak prima karena berpotensi mengancam keselamatan jiwa.