Memo, Kediri — Pemerintah Kota Kediri menggebrak peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat lewat skema pemeriksaan medis gratis hingga aksi dorong pintu (door to door) menyasar kediaman warga rentan serta penderita sakit kronis di Kelurahan Bawang, Senin (26/10/2026).
Langkah jemput bola yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, ini bertujuan memangkas hambatan akses medis warga, mengantisipasi deteksi dini penyakit degeneratif pada lansia, serta memastikan intervensi bantuan kesehatan Pemkot Kediri benar-benar tepat sasaran di tingkat akar rumput.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penggelapan posko cek kesehatan gratis—mulai dari skreening gula darah, tekanan darah, kolesterol, hingga antropometri—di halaman Kantor Kelurahan Bawang. Tak berhenti di situ, Wali Kota Vinanda bersama tim medis puskesmas setempat memimpin Blusukan Medis mendatangi kediaman Umi Khoiriyah, warga yang mengalami keterbatasan gerak akibat serangan stroke.
Dalam peninjauan langsung tersebut, Pemkot Kediri memastikan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan milik Umi, memfasilitasi kebutuhan rujukan terapi rutin di RSUD Gambiran, serta mengupayakan penyediaan alat bantu mobilitas berupa kursi roda setelah sebelumnya menyalurkan bantuan kruk.
“Pelayanan kesehatan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami ingin memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhannya,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali tersebut.
Selain memantau kondisi pasien di rumah-rumah warga, jajaran Pemkot Kediri yang didampingi Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha dan Kepala BPJS Kesehatan Kota Kediri Tutus Novita Dewi juga melakukan evaluasi sarana serta prasarana kelurahan guna mengoptimalkan standar fasilitas pelayanan publik.












