Example floating
Example floating
SURABAYA RAYA

Penyelesaian Kemacetan di Surabaya: Tuntutan DPRD untuk Dishub

Avatar
×

Penyelesaian Kemacetan di Surabaya: Tuntutan DPRD untuk Dishub

Sebarkan artikel ini
Penyelesaian Kemacetan di Surabaya Tuntutan DPRD untuk Dishub

Selain itu, titik kemacetan lainnya terdapat di Jalan Ahmad Yani (Simpang Dolog, Simpang Siwalankerto-Bundaran Waru), Jalan Mastrip (Simpang Mastrip-Wiyung dan akses tol Gunung Sari), Jalan Raya Lontar (Simpang G-Walk hingga Kuwukan).

Ada juga titik kemacetan di Jalan Raya Menganti (Simpang Jalan Randengan Sari/Driyorejo), Jalan Raya Kalianak (Simpang Jalan Margomulyo-Jalan TOW), Jalan Margomulyo (Simpang Kalianak-Bundaran Tandes), Jalan Raya Babat Jerawat (Akses Pondok Benowo Indah).

Baca Juga: Surabaya Terapkan Jam Malam Anak Demi Generasi Berakhlak Mulia

Selain itu, terdapat juga titik kemacetan di Simpang Pasar Kembang (Jalan Banyuurip-Jalan Pasar Kembang-Jalan Diponegoro), Simpang Jalan Sidorame-Jalan Pegirian-Jalan Karang Tembok, Jalan Kyai Amir-Manukan Kulon, Jalan Raya Wonokromo (Fly Over Mayangkara), Jalan Raya Ngagel (Jagir-Stasiun Wonokromo), dan jalan Joyoboyo-A. Yani.

Masalah kemacetan lalu lintas di Surabaya menjadi fokus utama DPRD Kota Surabaya.

Baca Juga: Jaksa Tuntut Dua Tahun Penjara untuk Terdakwa Pemerasan Modus Kencan Sesama Jenis di Surabaya

Dalam upaya mengatasi masalah ini, Dishub Surabaya perlu segera melakukan tindakan konkret, seperti pelebaran jalan dan perbaikan geometri simpang.

Selain itu, evaluasi kinerja persimpangan dan promosi penggunaan kendaraan umum juga menjadi solusi yang diajukan.

Baca Juga: Jeritan Tak Terbayar Rp100 Ribu, Kisah Pilu KDRT di Surabaya yang Tersorot Kamera

Dalam rangka membebaskan 25 titik kemacetan di kota ini, langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mengurangi beban kemacetan di jalan-jalan Surabaya.