“Kami masih dalam proses penyelidikan, jadi kami akan memberikan informasi lebih lanjut nanti,” tambahnya.
Serbuan tersebut mencuri perhatian publik setelah sebuah video amatir tentang insiden tersebut menyebar luas di media sosial.
Baca Juga: Jaksa Tuntut Sutrisno Sembilan Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp3,5 Miliar
Video itu diunggah oleh akun media sosial X @KatolikG, menampilkan kekacauan di lokasi kejadian.
“Kemarin malam, sekelompok mahasiswa Katolik dari Universitas Pamulang berkumpul di sebuah rumah di Victor Serpong untuk berdoa Rosario, namun mereka diserbu oleh kepala RT dan sejumlah warga yang membawa senjata tajam untuk membubarkan dan memukuli mereka yang sedang berdoa… Untungnya, tidak ada korban jiwa,” demikian keterangan dalam video tersebut.
Serbuan Terhadap Mahasiswa Berdoa Rosario: Polisi Selidiki Kejadian Kontroversial di Tangerang Selatan
Kejadian kontroversial ini menimbulkan pertanyaan tentang kebebasan beragama dan keamanan di lingkungan masyarakat. Serbuan terhadap mahasiswa yang sedang menjalankan ibadah mengundang kecaman dari berbagai pihak, sementara pihak berwenang masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap kebenaran di balik insiden tersebut.












