Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
NGANJUK

Penanganan Pencemaran Limbah Darah Ayam di Nganjuk Terkatung Katung, Warga Galang Tanda Tangan

Mulyadi Memo
×

Penanganan Pencemaran Limbah Darah Ayam di Nganjuk Terkatung Katung, Warga Galang Tanda Tangan

Sebarkan artikel ini

” Permintaan warga hanya satu yaitu ditutup atau pindah lokasi yang jauh dari pemukiman,” ujar Binoro.

Sesuai rencana awal lebih jauh disampaikan Mbah Binoro warga tetap bersikukuh menolak keberadaan rumah pemotongan unggas ( RPU) milik Edi Susanto yang sudah hampir 10 tahun meresahkan lingkungan .

Baca Juga: Parikesit Dadi Ratu Lambang Sakral Ruminah Maju Menuju Kursi Keprabon Desa Betet 2027

Hal senada dikatakan Surya selaku tokoh pemuda berharap peran pemerintah desa lebih tegas menyelesaikan persoalan ini. Minimal dipanggil ke desa bersama perwakilan warga terdampak untuk dilakukan musyawarah bersama.

Baca Juga: Grebeg Suro Macopat Trah Gajah Mada Lambang Kebangkitan Budaya Jawa Di Peradaban Modernisasi

” Saya sudah hampir lima tahun tinggal di sini merasakan betul setiap pagi mencium bau asam amoniak yang ditimbulkan dari limbah darah yang terkadang dibuang ke sungai,” ucap Surya serius. ( Adi )