Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Hukum

Pembunuhan di Parkiran Hotel di Balik Bisnis Lendir Jual Beli Wanita

A. Daroini
×

Pembunuhan di Parkiran Hotel di Balik Bisnis Lendir Jual Beli Wanita

Sebarkan artikel ini

MEMO
Pembunuhan di Parkir Hotel di Balik Bisnis Lendir Jual Beli Wanita . gelap di dunia gelap, berakhir pertumpahan darah. Awalnya, hanya penemuan mayat di parkiran hotel. Polisi curiga, atas kematian dari mayat yang ditemukan warga tersebut. Ternyata, di balik kasus kematian tersebut, ditemukan fakta pembubnuhan dengan modus bisnis gelap transaksi jual beli wanita

Seorang pemuda di Palembang, BG (21) kesal karena SR (16), kekasih yang biasa dijualnya ke pria hidung belang, berkencan tanpa sepengetahuannya. Dia mengajak temannya MD (17) untuk menganiaya MN (26), pelanggan remaja itu, lalu mendorongnya jatuh dari lantai lima hotel hingga ditemukan tewas.

Baca Juga: Ancaman di Balik Kampus: Saat Yayasan Pendidikan Dipaksa "Setor" Demi Kelangsungan Aset

Awalnya, MN (26) yang ditemukan tewas di parkiran hotel di Jalan Jenderal Sudirman Palembang, Jumat (2/12) malam, diduga bunuh diri. Dia mengalami luka parah di dada dan kepala.

Namun, dari hasil penyelidikan, polisi mencurigai adanya tindak pidana dalam peristiwa itu. Benar saja, korban tewas karena dibunuh BG dan MD. Keduanya telah diamankan polisi.

Baca Juga: Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Madiun Maidi JPU KPK Bongkar Setoran Proyek Sembilan Miliar

Peristiwa itu berawal saat SR berkencan dengan MN dalam kamar lantai lima hotel, Jumat (2/12) malam. Mereka berkomunikasi melalui aplikasi media sosial dan menyepakati tarif Rp800 ribu sekali kencan.

Ternyata, BG mengetahui tindakan SR. Dia mengajak MD ke hotel dan mengeroyok korban. Pria itu kemudian didorong dari kamar hotel hingga jatuh ke parkiran dan tewas di tempat.

Baca Juga: Sidang Kasus Dugaan Korupsi Mantan Wali Kota Madiun Maidi JPU KPK Bongkar Kedok Kedekatan Dewan

Tersangka BG mengaku kesal pacarnya kencan secara diam-diam. Biasanya dia mendapat jatah ketika pacarnya berkencan dengan orang lain.