“Kita sering hanya fokus ketika bencana sudah terjadi. Padahal, banyak bencana itu akibat dari kerusakan lingkungan dan tanah yang tidak dijaga. Tanpa pencegahan, trennya akan terus naik. Maka, kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilakukan secara berkelanjutan,” tegas Risma.
Sementara itu, Ketua Baguna PDI Perjuangan, Ganip Warsito, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nasional Bulan Bung Karno, yang tahun ini mengusung semangat cinta lingkungan sebagai bagian dari nilai-nilai ajaran Sang Proklamator.
Baca Juga: Suami di Blitar Tega Aniaya Istri Muda Akibat Cemburu Buta Live TikTok
“Kami menanam kurang lebih 250 pohon di sini, dengan harapan kawasan ini akan semakin hijau, sejuk, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar,” kata Ganip.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Supriadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen partai terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian alam.
“Sebagai partai yang berpihak pada rakyat, kami memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan alam dan lingkungan hidup. Penanaman pohon ini adalah simbol dari harapan dan keberlanjutan, serta semangat gotong royong yang diajarkan Bung Karno,” ucap Supriadi.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi penyerahan simbolis bantuan sosial, serta peninjauan langsung area tanam pohon oleh para tokoh dan kader yang hadir.
Baca Juga: Polisi Obrak-Abrik Arena Sabung Ayam di Kemloko Blitar, Aktivitas Judi Dihentikan
Melalui aksi penghijauan ini, PDI Perjuangan ingin menunjukkan bahwa politik tidak hanya soal kekuasaan, tetapi juga soal keberpihakan pada rakyat dan masa depan bumi. **












