NGANJUK, MEMO – Pencalonan Ruminah ( istri Supriyadi mantan Sekdes Betet,Ngronggot) yang santer dikabarkan bakal maju menjadi kandidat kepala desa betet pada Pilkades tahun 2027 mendatang ternyata bukan basa basi.
Itu dideklarasikan kepada khalayak ramai pada acara pagelaran ringgit purwo sedalu natas ( wayang kulit) dalam rangka bersih dusun ( nyadran) yang dilaksanakan di dusun Bandung pada hari Sabtu malam ( 20/06/2026).

Deklarasi pencalonan Ruminah disampaikan secara blak blakan oleh Dwijo Kangko dalang kondang asal Jawa Tengah ini dengan ditandai penyerahan tokoh wayang ” Parikesit ” diterima oleh Ruminah dengan disaksikan oleh ribuan penonton yang membanjiri lokasi pertunjukkan wayang
Sesuai dengan lakon yang diangkat dalam pagelaran wayang Purwo malam itu yaitu ” Parikesit Dadi Ratu ” melambangkan figur seorang Ruminah diharapkan benar benar bisa menduduki kursi pemimpin menjadikan ibu dengan dua orang anak ini bisa menjadi orang nomor satu di Desa Betet dan bisa mewujudkan impiannya dengan slogan Membangun Betet Sejahtera ( MBS).

Disinggung oleh Dwijokangko di atas panggung bahwa dalam kisah pewayangan , Prabu Parikesit dikenal sebagai sosok raja yang memiliki watak bijaksana, adil, welas asih dan religius.
Ia menjadi lambang pemimpin pembawa kedamaian yang berhasil membawa kerajaan Hastinapura menuju masa keemasan pasca perang dahsyat Bharatayuda.

Secara rinci di jelaskan oleh dalang muda ini bahwa watak bijaksana Parikesit dalam mengambil keputusan selalu mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.
Sementara untuk watak religiusnya, Parikesit sangat taat kepada sang pencipta,rendah hati, dan memiliki spiritual yang tinggi. Termasuk sifat adilnya mengandung filosofi tidak pilih kasih kepada rakyatnya. Selalu mempertimbangkan asas manfaatnya dengan dasar kebijaksanaan dan keimanan.

Diinformasikan juga bahwa dengan pendeklarasian Ruminah siap maju menjadi kandidat bakal calon kepala desa betet ,2027 mendatang tampaknya mendapatkan respon positif dari ribuan penonton yang membanjiri lokasi pertunjukkan.
” Masyarakat Desa Betet menginginkan pemimpin yang punya jiwa bijaksana, adil dan religius . Semoga dengan pencalonan ibu Ruminah bisa membawa perubahan yang lebih baik,” ujar sejumlah warga yang hadir di acara wayangan tersebut.
Sementara Supriyadi mewakili istrinya saat ditanya sejumlah awak media seputar pencalonan istrinya menurutnya baik buruknya seorang pemimpin dinilai dari niat awal. Kalau niat awal baik dan tulus menjadi pelayanan masyarakat tidak tendensius insyaallah barokah. (Adi)












