Tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Satpol PP Pacitan dikerahkan ke lokasi. Petugas berjibaku hampir satu jam untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain, mengingat lokasi kebakaran berada di tengah permukiman padat penduduk.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Pacitan, Sugito, mengatakan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh uap panas dari minyak goreng yang tersambar api saat proses produksi kerupuk berlangsung. Material mudah terbakar seperti kerupuk kering dan minyak mempercepat penyebaran api.
“Penyebab utama diduga dari sisa minyak goreng yang terlalu panas, kemudian tersulut api. Begitu menyambar, api langsung membesar karena bahan di sekitar sangat mudah terbakar,” terang Sugito.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, seluruh bangunan rumah produksi beserta isinya dilaporkan hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.












