Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
TULUNGAGUNG

OTT KPK di Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Wibowo Diamankan Bersama 15 Orang, Harta Rp20 Miliar Jadi Sorotan

Prawoto Sadewo
×

OTT KPK di Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Wibowo Diamankan Bersama 15 Orang, Harta Rp20 Miliar Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Tulungagung, memo.co.id

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT), kali ini di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (10/4/2026) malam.

Baca Juga: Berburu Aliran Suap Gatut Sunu: Menguliti Skema ‘Arisan Culas’ 12 Bos Rekanan di Polda Jatim

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sebanyak 16 orang, termasuk Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Penindakan ini langsung menggegerkan masyarakat setempat karena dilakukan secara senyap pada malam hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pihak yang diamankan langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik KPK. Lembaga antirasuah itu memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Baca Juga: Kasus Korupsi Dana Desa Desa Tanggung Tulungagung, Seret Kades Dan Bendahara Ke Penjara

Juru Bicara KPK menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

“Benar, KPK telah mengamankan sejumlah pihak dalam kegiatan OTT di wilayah Tulungagung,” ujarnya.

Baca Juga: Jemaah Haji Lansia Tulungagung Meninggal di Tanah Suci Akibat Sengatan Cuaca Ekstrem

Ia menambahkan, pihak-pihak yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan konstruksi perkara dan pihak yang bertanggung jawab,” lanjutnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan yang beredar, kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo juga menjadi sorotan publik. Nilainya disebut mencapai sekitar Rp20 miliar, sebagaimana tercatat dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

OTT ini disebut-sebut berkaitan dengan dugaan praktik korupsi yang melibatkan pejabat daerah. Namun hingga kini, KPK belum merinci secara resmi perkara yang sedang ditangani.

Kabar penangkapan ini langsung memicu perhatian luas dari masyarakat. Banyak pihak menilai, kasus ini kembali menjadi tamparan bagi integritas pemerintahan daerah.

KPK memastikan akan segera mengumumkan secara resmi pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka beserta konstruksi perkara dalam waktu dekat melalui konferensi pers.

OTT di Tulungagung ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat operasi KPK, sekaligus menjadi sinyal bahwa praktik korupsi di daerah masih menjadi persoalan serius yang belum sepenuhnya teratasi.**