Ngaku Intel TNI, Driver Ojek Online Nipu dan Memeras Orang

oleh

“Pelaku dalam memperdayai korbannya bermodus menakut-nakuti korban. Baik pihak security maupun keluarga pasien kemudian korban dimintai uang,” kata Zeni Junaedi di Kantor Pendam XIV Hasanuddin Jalan Uric Sumoharjo. Untuk meyakinkan korbannya, Wahid mengaku sebagai Intelijen Kodam XIV Hasanuddin dengan pangkat Sersan Mayor.

Selain menipu pihak keamanan rumah sakit dan keluarga pasien, pengemudi ojek online ini juga bahkan sempat menipu seorang anggota TNI asal Ambon dan mengajak membobol mesin ATM. Wahid mengaku sebagai senior di satuan TNI kepada korbannya. “Jadi dia ajak seorang anggota TNI asal Ambon untuk bobol ATM, tapi korban menolak,” katanya. ( ed )